SURABAYA - DPD Partai Golkar Jawa Timur melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara serentak di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M.
Sebanyak 323 ekor sapi dibagikan kepada masyarakat, pondok pesantren, yayasan sosial, hingga lembaga keagamaan di berbagai daerah.
Program kurban serentak tersebut menjadi bagian dari komitmen Partai Golkar dalam memperkuat kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim, Blegur Prijanggono, mengatakan seluruh DPD Partai Golkar tingkat kabupaten/kota turut melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara bersamaan.
“Setiap DPD melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Minimal rata-rata di setiap DPD sekitar enam sampai tujuh ekor sapi. Ada juga yang lebih hingga 10 ekor. Kalau dirata-rata sekitar delapan ekor dikali 38 kabupaten/kota, maka kurang lebih ada 323 ekor sapi yang disembelih serentak di Jawa Timur,” kata Blegur di sela penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026).
Selain pelaksanaan di tingkat daerah, DPD Golkar Jatim juga menerima bantuan hewan kurban dari jajaran pengurus partai, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, kepala daerah, serta para donatur. Pada Iduladha tahun ini, DPD Golkar Jatim menerima 19 ekor sapi dan empat ekor kambing yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai lembaga sosial dan yayasan.
“Golkar Jatim mendapatkan bantuan dari para donatur, baik dari pengurus Golkar Jatim maupun anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur sejumlah 19 ekor sapi dan empat ekor kambing,” ujarnya.
Distribusi hewan kurban dilakukan melalui yayasan sosial dan pondok pesantren yang sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada panitia. Skema tersebut dipilih agar penyaluran daging kurban lebih merata dan tepat sasaran.
“Seperti tahun-tahun lalu, nantinya dibagikan kepada yayasan-yayasan yang memang membutuhkan. Yayasan tersebut sudah mendaftar sejak lima hari sebelumnya. Hari ini kita sembelih, kita kemas, kemudian siang nanti didistribusikan kepada 75 lembaga yayasan,” tuturnya.
Blegur menambahkan, momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Makna kurban ini adalah bagaimana kita meneladani apa yang dilakukan Nabi Ibrahim AS, yakni berkurban untuk kepentingan yang lebih besar dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















