Menu
Pencarian


Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sumur Lahan Sengon Probolinggo

Farid Fahlevi - Jumat, 3 Juli 2026 15:30
Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sumur Lahan Sengon Probolinggo
Petugas mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD Waluyujati, Kraksaan, Probolinggo. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Warga Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di dalam sumur di area lahan tanaman sengon, Jumat (3/7/2026) siang.

Kondisi jenazah yang sudah membusuk membuat proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga empat jam.

Penemuan mayat tersebut berawal saat seorang pekerja hendak mengambil air dari sumur untuk menyiram tanaman. Saat melihat ke dalam, pekerja itu mendapati tubuh manusia mengambang, lalu segera melaporkan temuannya kepada pemilik lahan dan warga sekitar.

Dalam waktu singkat, kabar tersebut menyebar dan mengundang ratusan warga berdatangan ke lokasi. Mereka memadati sekitar area kebun sengon untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan petugas.

Pemilik lahan sengon, Suryadi (35), warga Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo mengaku awalnya tidak menyangka sumur di lahannya menjadi lokasi penemuan mayat.

"Saya diberi tahu pekerja kalau ada mayat di dalam sumur saat mau mengambil air. Setelah saya cek, ternyata benar ada tubuh mengambang, kemudian langsung saya laporkan warga sekitar," ujar Suryadi.

Suryadi sendiri bukan warga desa setempat, dia membeli lahan untuk ditanami sengon.

"Saya bukan orang sini, saat saya beli lahan ini sudah ada sumur. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk," tambahnya.

Petugas dari Polsek Kraksaan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo sempat kesulitan mengevakuasi korban. Diameter sumur yang sempit serta kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan membuat proses pengangkatan tidak bisa dilakukan secara biasa.

Akhirnya, petugas meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo. Dengan membawa peralatan khusus seperti tripod penarik, tali pengaman, full body harness, hingga alat bantu pernapasan, seorang petugas diturunkan ke dasar sumur untuk mengangkat korban.

Setelah proses yang berlangsung sekitar empat jam, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah merupakan korban pembunuhan atau bukan.

"Identitasnya belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah sudah membusuk," kata Kompol Masykur.

Ia menegaskan polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban dan belum dapat menyimpulkan apakah terdapat unsur tindak pidana.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Apakah karena kecelakaan, kekerasan, atau penyebab lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Untuk kepentingan identifikasi dan autopsi, jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Waluyojati Kraksaan.

"Jenazah kami bawa ke RSUD Waluyojati untuk proses identifikasi dan pemeriksaan forensik. Kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada pihak kepolisian," pungkas Kompol Masykur.

Hingga Jumat petang, polisi masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian sekaligus mengumpulkan keterangan sejumlah saksi guna mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.