Menu
Pencarian

Fenomena ‘War Kursi’ Saat Pekan Suci, Umat Datang Berjam-jam Lebih Awal

Portaljtv.com - Sabtu, 4 April 2026 12:45
Fenomena ‘War Kursi’ Saat Pekan Suci, Umat Datang Berjam-jam Lebih Awal
Foto: Dok. Pribadi (Gereja Katolik St. Yakobus, Surabaya)

Pekan Suci merupakan rangkaian perayaan penting dalam kalender liturgi Gereja Katolik yang dimulai dari Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci/ Vigili Paskah, hingga Minggu Paskah, yang memperingati peristiwa sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus. Momen ini selalu menjadi salah satu periode dengan tingkat kehadiran umat yang tinggi di gereja.

Menjelang pelaksanaannya, fenomena umat datang lebih awal pun kembali terlihat. Untuk ibadat yang dilaksanakan sepanjang Pekan Suci, sebagian umat bahkan sudah hadir sejak 2 hingga 3 jam sebelumnya demi mendapatkan tempat duduk di dalam gereja agar dapat mengikuti perayaan dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Kondisi ini membuat area dalam gereja cepat penuh, sehingga umat yang datang belakangan harus mengikuti ibadat dari luar, seperti di balai paroki, tenda tambahan atau halaman gereja dengan bantuan layar dan pengeras suara.

Fenomena yang kerap disebut sebagai “war kursi” ini sebenarnya mencerminkan keinginan umat untuk dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. Dengan berada di dalam gereja, umat merasa dapat mengikuti seluruh rangkaian perayaan dengan lebih fokus, mulai dari awal hingga akhir.

Meski harus menunggu cukup lama sebelum ibadat atau misa dimulai, banyak umat tetap memilih untuk datang lebih awal. Bagi mereka, hal ini menjadi bagian dari persiapan diri agar dapat lebih menghayati makna perayaan Pekan Suci.

Suasana menunggu di dalam gereja pun menjadi pengalaman tersendiri bagi umat. Sebagian memilih berdoa secara pribadi, membaca kitab suci, atau sekadar duduk tenang sambil mempersiapkan diri sebelum ibadat dimulai. Meski harus menunggu dalam waktu yang cukup lama, momen ini justru dimanfaatkan sebagai waktu refleksi agar dapat mengikuti perayaan dengan lebih khusyuk.

Di sisi lain, situasi ini juga menunjukkan tingginya antusiasme umat dalam mengikuti momen penting dalam kalender liturgi Gereja. Kebersamaan yang terbangun, baik di dalam maupun di luar gereja, menjadi bagian dari pengalaman iman yang dirasakan bersama.

Fenomena ini pada akhirnya tidak hanya soal mendapatkan tempat duduk, tetapi juga tentang bagaimana umat mempersiapkan diri untuk mengikuti perayaan dengan lebih khusyuk dan penuh makna. (Amanda Dela)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.