Menu
Pencarian

Dua Truk Tabrakan di Tol Jomo, Sopir dan Kernet Tewas Terjepit

Saiful Mualimin - Jumat, 10 April 2026 15:15
Dua Truk Tabrakan di Tol Jomo, Sopir dan Kernet Tewas Terjepit
Kondisi salah satu truk usai bertabrakan dengan truk lain di KM 798+8 A tepatnya di Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, Jumat (10/4/2026) pagi. (Foto: Saiful Mualimin)

JOMBANG - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Tol Jombang-Mojokerto. Kali ini dua truk bertabrakan di KM 798+8 A tepatnya di Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang, Jumat (10/4/2026) pagi.

Kecelakaan ini menewaskan sopir dan kernet truk. Kedua korban adalah Muhammad Diki Padeva, 26, warga Desa Desa Sumbersari Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dan Bayu Anggoro, 24, warga Desa Kedawong Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang IPDA Siswanto kecelakaan bermula saat truk bermuatan kain nopol N 8273 EA yang dikemudikan Diki melaju dengan kecepatan sedang arah Surabaya. Saat melintas di lokasi kejadian, diduga sopir kehilangan kendali hingga menabrak body belakang truk Hino muatan pasir.

"Kendaraan melaju dari Jombang ke Surabaya di TKP terjadi kecelakaan tersebut," ujar Ipda Siswanto usai melakukan olah TKP.

Kerasnya benturan membuat tronton yang dikemudikan Taufik (37) warga Purwoasri Kabupaten Kediri sempat terdorong. Pasca kejadian, sopir dan kernet truk bermuatan kain terjepit body dan tewas.

Petugas dari Tol Jomo dan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi kedua korban.

"Proses evakuasi korban tidak sampai menggunakan alat. Evakuasi dilakukan dengan cara manual. Kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit," jelas Siswanto.

Sementara sopir truk tronton diamankan guna menjalani pemeriksaan. Diduga, kecelakaan disebabkan sopir truk bermuatan kain dalam kondisi mengantuk. (*)

Editor : M Fakhrurrozi





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.