Menu
Pencarian

Dorong UMKM Naik Kelas, Pengguna Platform LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta per April 2026

Portaljtv.com - Minggu, 7 Juni 2026 14:21
Dorong UMKM Naik Kelas, Pengguna Platform LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta per April 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Pengguna Platform LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta per April 2026

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terusmempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan usahamikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui platform LinkUMKM. Hingga April 2026, tercatat sebanyak 16,46 jutapengusaha UMKM telah memanfaatkan platform tersebut guna memperluas akses pasar, meningkatkan kemampuan usaha, sertamendorong percepatan UMKM naik kelas.

Seiring perkembangannya, aplikasi LinkUMKM kini menjadi saranapelatihan digital yang dirancang untuk memperkuat daya saingUMKM di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, platform tersebutmenghadirkan enam fitur utama beserta berbagai fasilitas pendukung, meliputi UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwaLinkUMKM hadir untuk menjawab kebutuhan para pelaku usahadalam memperoleh akses informasi pasar sekaligus meningkatkankemampuan administrasi dan pengelolaan usaha. Langkah tersebutmerupakan bagian dari upaya BRI dalam memperkuat ekonomikerakyatan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden untuk membangunekonomi mandiri dan memperkuat sektor UMKM nasional.

“Melalui LinkUMKM, setiap pelaku usaha berkesempatan mengikutipelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnisnya. LinkUMKM juga dirancang sebagai jawaban atas tantangan utamapengusaha UMKM, yakni keterbatasan akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan pengembangan yang sesuai dengan tahapanusaha mereka,” ujarnya.

Baca Juga :   BRI Berdayakan 43.789 Klaster Usaha, Perluas Dampak hingga Seluruh Negeri

Ia menambahkan, LinkUMKM sendiri telah dilengkapi berbagai fituryang terintegrasi guna mendukung peningkatan kapasitas pelakuusaha. Lewat platform ini, UMKM dapat mengikuti pelatihan secaradaring dengan materi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan usaha.

Salah satu fitur unggulan yang tersedia yakni UMKM Smart, yang memberikan rekomendasi pengembangan usaha secara spesifikberdasarkan hasil penilaian mandiri pelaku usaha. Selain itu, tersediapula fitur Self-Assessment Naik Kelas yang membantu pelaku usahamengidentifikasi kapasitas bisnis melalui sistem skoring digital. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pengguna akan memperolehrekomendasi pelatihan yang disesuaikan dengan kategori usaha, mulaidari UMKM tradisional, berkembang, hingga modern.

Untuk memperkuat proses pembelajaran, LinkUMKM juga menyediakan lebih dari 690 modul pelatihan yang mencakuppengembangan kompetensi teknis maupun nonteknis. Materi tersebutdisiapkan untuk membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secaralebih profesional dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Inovasi Lidah Buaya Sleman: Dari Keripik Terlaris hingga Sabun Karya Ibu-Ibu KWT Sumber Boga

Ke depan, BRI akan terus memperluas dukungan bagi pelaku UMKM melalui penyediaan akses pembelajaran, pendampingan, hingga aksespasar yang terhubung dalam satu ekosistem. Melalui penguatanekosistem digital dan program pemberdayaan yang terintegrasi, BRI berkomitmen mendorong UMKM agar semakin adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadapperekonomian nasional. Informasi lebih lanjut mengenai program pemberdayaan UMKM terpadu BRI dapat diakses melaluiLinkUMKM BRI.

Keberadaan LinkUMKM BRI telah memberikan manfaat nyata bagipelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya yang dirasakan oleh pelaku usaha asal Jakarta Timur, Shinta Paramartidengan produk usahanya KainIndonesia.co yang menjadikan kaintradisional sebagai fondasi utama produknya.

Seiring berkembangnya usaha, KainIndonesia.co memasarkanproduknya melalui berbagai kanal, mulai dari offline, marketplace, hingga social commerce, dengan jangkauan pasar dari lokal hinggaekspor. Melalui LinkUMKM, KainIndonesia.co memperoleh aksespembelajaran untuk memperkuat pengelolaan bisnis sekaligusmemperluas jaringan usaha.

Baca Juga :   Sinergi Bandeng Juwana Elrina dan BRI: Wadah Kolaborasi bagi Ratusan UMKM Lokal Semarang

Di dalam LinkUMKM terdapat berbagai fitur yang membantu UMKM untuk terus berkembang, seperti modul, konsultasi dengan pakarUMKM, serta berbagai event yang diselenggarakan setiap minggunya. Pelaku usaha tentunya sangat terbantu dalam pengelolaan bisnis untukberkembang,” tegasnyA.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.