MOJOKERTO - Polres Mojokerto menggelar Komitmen dan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 di halaman Mapolres Mojokerto, Senin (19/8/2024).
Komitmen dan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 ditandatangi Ketua Pimpinan atau perwakilan 16 partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Mojokerto.
Selain parpol, komitmen dan deklarasi Pilkada Damai juga ditandatangi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Ada empat poin dalam komitmen dan deklarasi damai ini.
AKBP Ihram Kustarto, Kapolres Mojokerto, mengatakan, komitmen tersebut bukan hanya seremonial belaka.
"Karena yang punya pasukan, yang punya massa pendukung masing-masing pasangan calon diawali dari kendaraan calon kepala daerah tersebut mendaftar melalui partai apa mereka," ungkapnya.
Kapolres mengajak parpol untuk mengendalikan massa dibawah wewenangnya. Tidak hanya siap menang tapi juga siap kalah. Hal ini demi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di wilayah hukum Polres Mojokerto berjalan aman, damai dan kondusif.
"Tidak ada ruang sedikitnya untuk pelaku perbuatan melanggar hukum. Terkait berita hoax, patroli cyber sudah kita laksanakan. Bahkan yang paling krusial di sini adalah konfirmasi, konfirmasi kepada saya sekecil apapun berita yang diterima masyarakat Mojokerto dan 24 jam saya akan jawab, saya akan tanggapi siapapun yang konfirmasi kepada saya," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto, Masduqi Hasan mengatakan, pihaknya sepakat bersama pasangan calon (paslon) Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Mojokerto berjalan damai.
"Tentunya kita akan patuh dengan aturan yang berlalu baik itu dari KPU maupun dari Bawaslu. Iya pasti, arahan dari kepolisian ataupun TNI pasti akan kita patuhi. Kalau di PKB, di internal khususnya di struktur anggota dan relawan kita, selalu kita sampaikan dinamika yang ada harus kita sikap dengan tenang, damai. Kita anggap semua adalah saudara," tuturnya.(*)
Editor : M Fakhrurrozi