KABUPATEN MADIUN - Semangat menunaikan ibadah haji tak mengenal batas usia. Hal itu dibuktikan oleh Nadien Syarifah Salsabila, remaja asal Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, yang tahun ini akan berangkat ke Tanah Suci di usianya yang baru menginjak 18 tahun.
Nadien tercatat sebagai jamaah calon haji (JCH) termuda asal Kabupaten Madiun pada musim haji 2026. Perjalanan spiritualnya menuju Makkah bukanlah hal instan. Ia telah terdaftar sebagai calon jamaah haji sejak usia 5 tahun, berkat inisiatif orang tuanya.
Setelah menunggu selama kurang lebih 13 tahun, kesempatan itu akhirnya datang di tahun ini. Nadien pun mengaku bersyukur bisa berangkat lebih cepat dari jadwal semula.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat haji di usia sekarang. Ini sudah ditunggu sejak lama,” ujar Nadien.
Baca Juga : Daftar Sejak Usia 5 Tahun, Nadien Syarifah Siap Berangkat Haji di Usia 18 Tahun
Menariknya, keberangkatan Nadien tahun ini merupakan hasil dari proses penggabungan mahram dengan sang ibu. Awalnya, jadwal keberangkatan keduanya berbeda. Sang ibu dijadwalkan berangkat pada 2024, sementara Nadien pada 2028. Namun melalui mekanisme penggabungan mahram, keduanya kini dapat berangkat bersama pada 2026.
Sesuai jadwal, Nadien akan diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 24 bersama ratusan jamaah lainnya.
Menyadari bahwa ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima, Nadien pun melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari. Ia rutin berolahraga serta menjaga kesehatan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
Baca Juga : Nabung Hasil Tani, Suratmi Jadi Jemaah Calon Haji Tertua Ngawi
“Saya rutin olahraga setiap pagi supaya kondisi tetap fit. Selain itu juga mempersiapkan mental dan belajar manasik,” tambahnya.
Kisah Nadien menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda, bahwa perencanaan ibadah haji sejak dini dapat memberikan peluang untuk berangkat di usia produktif. Dengan kondisi fisik yang masih prima, diharapkan ibadah dapat dijalankan secara maksimal.
Kini, Nadien bersama sang ibunda tinggal menghitung hari untuk berangkat menuju Tanah Suci, mewujudkan impian yang telah direncanakan sejak masa kecil.
Editor : JTV Madiun



















