SUMENEP - Jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang batal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 terus bertambah. Hingga pertengahan April 2026, tercatat sebanyak 17 jemaah dipastikan gagal berangkat.
“Ada pertambahan jumlah yang gagal berangkay ke tanah suci dianrannya ada yang meninggal dan sakit,” kata Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep, Ahmad Halimy, Jumat (24/4/2026).
Iya menuturkan bahwa angka tersebut meningkat dari sebelumnya 15 orang, segingga total menjadi 17 orang. Dari total 17 jemaah, enam di antaranya dilaporkan meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan, sementara sebelas lainnya batal berangkat karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.
Pihaknya juga terus memantau kondisi calon jemaah yang telah masuk dalam daftar keberangkatan. Jika tidak memenuhi syarat kesehatan, jemaah tidak akan diberangkatkan demi menjaga keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jadi, karena sudah mendekati keberangkatan kami menghimbau kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatannya dan memepersiapkan segala perlengkapan yang harus dibawa,” ucapnya.
Sementara itu, total calon jemaah haji asal Sumenep pada musim haji 2026 mencapai 1.343 orang, termasuk tambahan dari daftar cadangan. Para jemaah dijadwalkan akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter) mulai 11 Mei 2026 mendatang. (Fawas Irfani)
Editor : JTV Madura



















