LUMAJANG - Tradisi unik menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah digelar oleh warga Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Senin malam.
Warga membuat miniatur candi yang disusun dari sekitar 6.000 buah tempe wedok, yang merupakan ikon Desa Labruk Kidul sebagai sentra penghasil tempe wedok.
Tempe wedok memiliki ciri khas tersendiri. Berbeda dengan tempe pada umumnya yang dikemas menggunakan plastik, tempe wedok berukuran kecil dan dibungkus menggunakan pelepah pisang.
Tradisi berlangsung meriah. Miniatur candi diarak mengelilingi kampung dengan iringan selawat dan diikuti ratusan warga. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan prosesi perebutan ribuan tempe wedok yang terpasang rapi pada miniatur candi. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas limpahan keberkahan.
Tradisi ini menjadi daya tarik sekaligus sarana promosi bagi tempe wedok. Melalui kegiatan tersebut, tempe wedok diharapkan semakin dikenal dan menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Lumajang.
Editor : JTV Jember

















