MADIUN - Sekitar 150 pelajar SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Madiun mengikuti seminar ketahanan bangsa dan toleransi di kawasan Wisata Religi Lima Agama, Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini membahas pentingnya toleransi dan sikap menghargai keberagaman.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial. Pelajar diminta mampu memilah informasi serta tidak mudah terpengaruh hoaks, konten intoleransi, maupun perundungan.
Hari mengatakan perbedaan suku, agama, dan budaya tidak boleh menjadi penyebab perpecahan. Keberagaman harus disikapi dengan saling menghormati dan menjaga persatuan.
“Perbedaan itu jangan sampai menjadi sumber perpecahan. Justru dengan keberagaman, kita harus bisa saling menghormati dan menjaga persatuan,” kata Hari Wuryanto.
Baca Juga : Gerai Baru Alfamart di Madiun Siap Buka Peluang Produk UMKM Masuk Pasar Nasional
Selain prestasi akademik, para pelajar juga diminta memperhatikan etika dan norma dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Hari, adab menjadi hal penting yang perlu diterapkan seiring dengan kecerdasan yang dimiliki para pelajar.
Editor : JTV Madiun



















