LUMAJANG -
Pasca banjir lahar semeru, pemerintah lumajang berencana akan merelokasi warga satu kampung yang terdampak banjir lahar. Hal tersebut disampaikan bupati saat mengunjungi lokasi.
Bupati indah amperawati , mengunjungi lokasi terdampak banjir lahar di dusun sumberlangsep , desa jugosari kecamatan candipuro, lumajang.
Dalam kunjunganya, bupati menyampaikan akan mempertegas ulang rencana relokasi yang sempat ditolak warga setempat, pada tahun 2021 lalu.
Bupati mengungkap pasca erupsi semeru 2021 lalu, pemerintah sudah menawarkan relokasi kepada warga, namun mayoritas warga setempat menolak dengan alasan mata pencaharian warga sebagai petani dan pekerja tambang.
Kini pasca terdampak banjir lahar ini, bupati mengaku akan bersikap tegas, dimana ketika ada warga yang menolak maka harus menandatangani surat pernyataan serta menanggung resikonya.
Wilayah terdampak dusun sumberlangsep ini, dihuni 137 keluarga. Lokasi dusun ini berada di seberang sungai regoyo yang berhulu dari gunung semeru. Akses warga hanya mengandalkan jembatan limpas yang membentang di tengah aliran lahar, namun akses jembatan itu sering tertutup banjir sehingga wilayah ini sering terisolasi.
Editor : JTV Jember



















