NGAWI - Hamparan bunga eceng gondok yang bermekaran di aliran Bengawan Solo, Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, menarik perhatian warga. Fenomena yang ramai di media sosial ini menjadi wisata dadakan, terutama pada sore hari saat warga berdatangan untuk menikmati pemandangan dan mengabadikan momen.
Tanaman eceng gondok memenuhi area sungai yang mengering saat musim kemarau. Bunga-bunga berwarna ungu yang bermekaran membuat kawasan tersebut terlihat menarik. Ratusan pengunjung datang untuk melihat langsung fenomena tersebut, berfoto, hingga membuat video bersama teman dan keluarga.
Dua pengunjung, Safa Dwi Riski dan Zahra Talita, mengaku sengaja datang setelah mengetahui keberadaan hamparan bunga eceng gondok dari media sosial. Keduanya tertarik karena pemandangan bunga yang bermekaran tersebut jarang ditemui dan memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto serta membuat video bersama teman.
Pengunjung lainnya, Sifa Isna Fauziah, mengaku penasaran setelah fenomena tersebut ramai diperbincangkan. Ia menilai bunga eceng gondok yang bermekaran dengan warna ungu memiliki pemandangan yang menarik. Sifa juga memetik beberapa tangkai bunga untuk dijadikan kenang-kenangan.
Fenomena ini menjadikan aliran Bengawan Solo di wilayah Widodaren sebagai tujuan kunjungan warga secara spontan. Hingga kini, bunga eceng gondok masih terlihat bermekaran di sejumlah titik sungai dan menarik pengunjung, terutama pada sore hari.
Editor : JTV Madiun





















