Menu
Pencarian

BRI Peduli Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Tiga Kelompok UMKM di Gedeg Mojokerto

Aminudin Ilham - Kamis, 12 Februari 2026 21:30
BRI Peduli Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Tiga Kelompok UMKM di Gedeg Mojokerto
Penyerahan Program BRI Peduli TJSL di Balai Desa Ngareskidul, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Aminudin Ilham)

MOJOKERTO - BRI Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Lewat Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan paket pembuatan furniture bambu kepada tiga kelompok usaha di Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/2/2026).

Prosesi penyaluran CSR pertama BRI di tahun 2026 ini berlangsung di Balai Desa Ngareskidul. Tiga kelompok penerima bantuan tersebut yakni Kelompok Furniture Bambu, Kelompok Ekonomi Kreatif Cikal, dan Kelompok Maju Makmur.

Bantuan yang diberikan berupa alat-alat produksi seperti kompresor, bor, gergaji, hingga peralatan pendukung lainnya. Bantuan alat proses produksi ini diserahkan langsung oleh anggota DPR RI Komisi VII, Banyu Biru Djarot.

Turut mendampingi Pemimpin Cabang BRI Mojokerto R. Bobby Meidika Putra, Kepala Desa Ngareskidul Yasin, serta Kepala Unit BRI Kecamatan Gedeg.

Kepala Desa (Kades) Ngareskidul, Yasin Hidayat Kariyadi mengucapkan terima kasih kepada BRI Kabupaten Mojokerto.

"Terima kasih banyak kepada Pak Banyu Biru yang telah memperjuangkan bantuan ini dan kepada BRI sebagai penyalur CSR. Alhamdulillah, ikhtiar kami dikabulkan dan hari ini bisa diterima masyarakat," ungkapnya.

Pemimpin Cabang BRI Mojokerto, R. Bobby Meidika Putra mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui program TJSL.

"Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, namun tanpa komunikasi dan dukungan dari Pak Banyu Biru, prosesnya tidak akan secepat ini. Berkat sinergi Komisi VII dengan BRI, percepatan penyaluran bisa terealisasi," katanya.

Pihaknya berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran anggota DPR RI dalam mendorong percepatan program CSR agar tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VII, Banyu Biru Djarot menegaskan bahwa, bantuan yang diberikan berupa alat produksi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi kelompok usaha.

"Yang kita berikan ini alat kerja, alat produksi. Tujuannya supaya UMKM bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya," ujarnya.

Banyu Biru menambahkan, Komisi VII DPR RI bermitra dengan Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Pariwisata. Untuk program tersebut, Komisi VII bekerja sama dengan Himbara, salah satunya BRI karena BRI paling dekat dengan masyarakat. Menurutnya, penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan bantuan alat.

"Tetapi juga harus diiringi akses permodalan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mudah dan terjangkau. KUR di bawah Rp100 juta sekarang bisa tanpa agunan. Bahkan ke depan ada alokasi tambahan untuk sektor ekonomi kreatif hingga Rp10 triliun dengan plafon maksimal Rp500 juta. Harapannya, kelompok usaha ini bisa naik kelas, menjadi lebih profesional, dan menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar," tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan ketertiban administrasi dalam pemanfaatan bantuan agar benar-benar menjadi aset produktif dan membawa manfaat luas bagi masyarakat. Dengan adanya bantuan alat produksi tersebut, diharapkan roda perekonomian kerakyatan di Mojokerto, khususnya di Kecamatan Gedeg, semakin bergerak dan mampu mendorong lahirnya UMKM yang tangguh dan berdaya saing. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.