TULUNGAGUNG - Ajang adu ketangkasan ratusan atlet muda mewarnai Lapangan Beta Desa Beji, Kabupaten Tulungagung, pada awal September 2026 ini. Sebanyak 207 pelajar dari jenjang SD hingga SMA sederajat berpartisipasi dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panahan Pelajar se-Tulungagung.
Kompetisi tahunan yang memperebutkan total 194 medali ini diselenggarakan oleh Perpani Tulungagung berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga setempat. Para peserta bersaing ketat dalam lima divisi perlombaan. Divisi tersebut meliputi kategori pemula atau paralon, barebow, standard bow, recurve, dan compound.
Ketua Panitia Kejurkab Panahan Pelajar Alvin Najab mengungkapkan, ajang ini merupakan langkah strategis dalam menjaring talenta potensial. Pihaknya ingin memantau langsung perkembangan kemampuan teknis para atlet muda yang turun ke lapangan.
"Kejuaraan ini kami gelar khusus untuk pemetaan bibit muda atlet panahan. Nantinya mereka akan dipersiapkan menuju sejumlah kejuaraan bergengsi, baik di tingkat provinsi maupun nasional," terang Alvin.
Baca Juga : Lima Hektar Hutan Gunung Budheg Terbakar, Api Dikendalikan 2,5 Jam
Selain melakukan pemetaan talenta baru melalui Kejurkab, Alvin juga menyinggung persiapan menjelang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan dihelat di Ngawi pada November mendatang. Ia memastikan bahwa proses seleksi atlet untuk event pelajar tersebut telah menuntaskan tahap kedua.
Langkah pembinaan yang berkelanjutan ini sangat beralasan. Sejauh ini, Perpani Tulungagung memang dikenal getol mencetak atlet muda panahan yang sukses berkiprah dan membawa nama baik daerah hingga ke level nasional.
Dengan rekam jejak pembinaan yang apik, tidak heran jika panahan terus dipertahankan menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Tulungagung untuk mendulang pundi-pundi medali di setiap kejuaraan.(Agus Bondan/Beny Setiawan)
Baca Juga : Bidik Prestasi Nasional, Ratusan Pelajar Tulungagung Tarung di Kejurkab Panahan
Editor : JTV Kediri


















