SURABAYA - Pelatih baru Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares tiba di Surabaya. Pelatih asal Portugal ini tiba bersama asisten pelatih Paulo Renato Duarte di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Kedatangan Bernardo Tavares disambut manajemen Persebaya, awak media dan suporter. Begitu tiba, Bernardo Tavares langsung menuju ke salah satu store yang juga menjual jersey Persebaya. Disinilah, pelatih berusia 45 tahun ini melayani tanda tangan Bonek yang telah menunggu hampir dua jam.
Di depan awak media, Bernardo Tavares mengungkapkan bila dirinya sudah dihubungi manajemen Persebaya pada tahun 2024.
“Manajemen Persebaya sudah berkomunikasi dengan saya sejak dua tahun lalu. Mereka mengajak saya untuk bergabung ke Persebaya. Saya melihat Persebaya merupakan salah satu raksasa sepak bola di Indonesia,” ujarnya.
Bernardo menambahkan, Persebaya memiliki suporter fanatik dan stadion yang besar.
“Saya pikir lingkungan di stadion (Gelora Bung Tomo) luar biasa. Saya harap di pertandingan selanjutnya melawan Malut United, pendukung bisa berada di sana, karena itu sangat penting. Kita pergi bersama-sama untuk membangun sesuatu yang istimewa. kita tahu bahwa ada banyak tim dengan pemain yang bagus dengan pendukung yang bagus juga,” paparnya.
Bernardo mengajak Bonek untuk bersama-sama mewujudkan Persebaya juara di usia ke 100 tahun atau di tahun 2027.
“Persebaya akan mencapai usia 100 tahun pada tahun depan atau 2027. Jadi kita harus bekerja keras dan supporter adalah kunci yang terbaik untuk membantu klub ini juara,” pungkas pelatih yang pernah menangani PSM Makassar.
Kedatangan Bernardo Tavares ini disambut Bonek di media sosial. Dalam sejumlah akun media sosial, Bonek mengajak komnunitas untuk datang ke stadion Gelora Bung Tomo untuk mendukung laga Persebaya melawan Malut United, pada 10 Januari 2026 mendatang. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















