Menu
Pencarian


BEM UI dan Aliansi SADAR Gelar Demo di Empat Titik Jakarta, Bawa Lima Tuntutan

Portaljtv.com - Rabu, 28 Oktober 2026 10:50
BEM UI dan Aliansi SADAR Gelar Demo di Empat Titik Jakarta, Bawa Lima Tuntutan
Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Indonesia (UI) menyampaikan aspirasi saat berunjuk rasa. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) dan masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta. Demonstrasi yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini dipusatkan di empat titik utama, yakni kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani pada Rabu (28/10/2026).

Polda Metro Jaya bersama jajaran kepolisian mengerahkan personel pengamanan serta menyiapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi. Masyarakat diimbau untuk menghindari jalur-jalur demonstrasi dan mencari rute alternatif demi kelancaran perjalanan.

Aksi penyampaian pendapat ini membawa sejumlah agenda krusial terkait evaluasi kebijakan pemerintah serta berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan hukum di tengah masyarakat. Melalui aksi nasional ini, massa mendesak pemerintah agar segera merespons tuntutan yang berkaitan dengan kepentingan rakyat luas.

Dalam unjuk rasa tersebut, aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil menyuarakan lima poin tuntutan utama sebagai berikut:

  1. Menetapkan status bencana nasional, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta menuntaskan integrasi tata kelola lahan.
  2. Mewujudkan APBN untuk kepentingan rakyat serta menghentikan pemborosan anggaran untuk kepentingan politik berkedok program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
  3. Menurunkan biaya pendidikan, memberikan akses layanan dasar yang merata, serta menyediakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
  4. Menghentikan penggunaan hukum untuk penyalahgunaan kekuasaan serta memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
  5. Mengembalikan kebebasan bersuara, mengadili pelanggar hak asasi manusia (HAM), dan menghentikan militerisasi ruang sipil.

Kepolisian mengharapkan agar aksi penyampaian aspirasi publik ini dapat berjalan dengan tertib, damai, serta tidak merusak fasilitas umum yang ada. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.