Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, mengaku belum maksimal dan masih belajar banyak setelah selalu tersingkir cepat dalam dua turnamen debutnya.
Sebagai pasangan baru, Dejan/Felisha diharapkan bisa langsung nyetel. Namun, Dejan/Felisha selalu menderita kekalahan pada babak pertama di Denmark Open 2026 dan French Open 2026.
Terbaru, Dejan/Felisha mesti mengakui keunggulan Pakkapon Teeraratskail/Sapsiree Taerattanachai di French Open 2026. Setelah berjuang tiga gim, Dejan/Felisha kalah 18-21, 21-16, 16-21.
"Secara hasil belum maksimal, tapi secara permainan kalau dibandingkan kemarin di Denmark Open kami merasa lebih baik," kata Dejan setelah pertandingan babak pertama French Open 2026.
Baca Juga : Hasil Final Denmark Open 2026: Bekuk Ganda Malaysia, Fajar/Fikri Naik Podium Tertinggi Juara
"Sangat disayangkan di gim ketiga lebih banyak mati sendiri dan terlalu hati-hati. Jadi yang harusnya tidak mati malah mati. Yang harusnya kami bisa dapat poin, ada miss sedikit akhirnya gagal poin," imbuhnya.
Setali tiga uang dengan Dejan, Felisha menilai permainan membaik. Namun, Felisha masih harus beradaptasi lebih dengan Dejan, terutama ketika melakoni turnamen berurutan agar lebih konsisten.
"Di gim kedua setelah interval, permainan saya membaik. Kami juga yakin bisa ambil karena kendali sudah dipegang. Di gim ketiga, kami mencoba lagi teguh dengan permainan itu tapi lawan ada perubahan," kata Felisha.
Baca Juga : Jadwal Final Denmark Open 2026: Hadapi Ganda Malaysia, Fajar/Fikri Usung Misi Penebusan dengan Juara
"Pengembalian kami sudah diantisipaso terutama setelah poin 11 itu jadi kami kesulitan. Tidak banyak waktu untuk mencari cara mengatasinya. Ini jadi pelajaran lagi buat kami," pungkas Felisha.
Editor : Khasan Rochmad























