KEDIRI - Meski masih awal Ramadan, sejumlah warga di Kota Kediri rela antre lama demi bisa menukarkan uang pecahan baru. Uang pecahan baru tersebut nantinya akan dipakai untuk perayaan Hari Lebaran.
Sejumlah warga dari berbagai daerah rela antre di Halaman Masjid Agung Kota Kediri. Mereka rela antre lama demi bisa mendapatkan uang pecahan baru. Salah satu warga dari Kabupaten Blitar rela datang jauh-jauh demi mendapatkan jatah uang pecahan baru. Total uang yang ditukarkan senilai Rp5 juta.
Warga lebih memilih menukarkan di jasa mobil kas keliling karena lebih aman dan gratis. Jika ditukarkan di pinggir jalan, mereka khawatir mendapatkan uang palsu.
Menukarkan uang pecahan baru sudah menjadi tradisi masyarakat untuk mempersiapkan perayaan Lebaran. Nantinya uang tersebut akan dibagikan kepada tetangga dan keluarganya saat berkumpul bersama.
Baca Juga : BI Kediri Optimistis Ekonomi Jatim dan Kediri Tumbuh Lebih Baik di 2026
Nabila, warga Kabupaten Blitar, mengatakan bahwa dirinya sengaja datang jauh-jauh dari Blitar ke Kediri untuk menukarkan uang. "Lebih aman di sini, gratis, dan terjamin keaslian uangnya," ujarnya.
Sementara itu, bagi warga yang ingin menukarkan uang pecahan baru di Bank Indonesia, diharapkan daftar terlebih dahulu melalui website resmi yang sudah ditentukan. Pihak bank sendiri juga membatasi jumlah uang penukaran, setiap orang maksimal menukarkan uang Rp5.380.000.
Kas keliling Bank Indonesia Kediri sendiri akan dibuka hingga tanggal 26 Februari nanti di wilayah kerjanya. Sedangkan di loket perbankan akan dilakukan tanggal 26-27 Februari 2026. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















