NGANJUK - Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai kegiatan santunan 1.000 anak yatim, piatu, dan duafa yang diselenggarakan KSPPS Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Haul ke-4 almarhum H. Imam Mukhayat Syah sekaligus Milad ke-51 TAM Syariah.
Acara yang dipusatkan di halaman Kantor Pusat TAM Syariah, Jalan Dermojoyo No. 34, Payaman, Nganjuk, berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keberkahan. Sebanyak 1.000 anak yatim, piatu, dan duafa dari 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk hadir untuk menerima santunan dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar TAM Syariah.
Keceriaan tampak terpancar dari wajah para peserta. Tawa dan senyum anak-anak memenuhi area kegiatan, menciptakan suasana hangat yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Momen tersebut menjadi bukti nyata komitmen TAM Syariah dalam menebarkan manfaat kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut KH. Samsul Abadi Al-Hafidz dari Jombang, Drs. KH. Hasim Afandi selaku Pengurus PCNU Kabupaten Nganjuk, jajaran pengurus, pengawas, dan direksi TAM Syariah, termasuk H. Novi Rahman Hidayat serta Ketua Umum TAM Syariah H. Thohari.
Dalam sambutannya, Pengurus TAM Syariah, H. Novi Rahman Hidayat, SE, S.Sos.,SM.,MM., menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan piatu.
"Kami ingin berbagi kebahagiaan dan keceriaan bersama anak-anak yatim dan piatu. Semoga melalui kegiatan santunan 1.000 anak yatim ini, almarhum H. Imam Mukhayat Syah mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT. Kami juga berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan keberkahan, anak-cucu yang saleh dan salehah, serta kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan usaha sehingga rezekinya semakin diluaskan oleh Allah SWT," ujarnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Samsul Abadi Al-Hafidz mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim. Menurutnya, kepedulian terhadap mereka tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga pendampingan dalam pendidikan dan pembentukan akhlak.
“Jangan sampai anak-anak yang yatim hari ini menjadi yatim ilmu dan yatim akhlak di masa depan. Mereka membutuhkan kasih sayang, pendidikan, dan bimbingan agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah,” pesannya di hadapan para jamaah.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan kepada 1.000 anak yatim, piatu, dan dhuafa. Santunan diserahkan secara simbolis oleh jajaran direksi, pengawas, pengurus, serta Ketua Umum TAM Syariah kepada para penerima manfaat.
Melalui kegiatan bertajuk “Bahagia Bersama 1.000 Anak Yatim”, TAM Syariah berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Seribu senyum yang terukir dari wajah anak-anak yatim menjadi harapan besar untuk masa depan yang lebih baik, sekaligus menjadi keberkahan bagi seluruh keluarga besar TAM Syariah yang kini memasuki usia ke-51 tahun. (Amin Raharjo)
Editor : JTV Kediri



















