SURABAYA - Kuliner khas Jawa Timur kembali menunjukkan daya tariknya. Salah satu yang kini ramai diburu masyarakat adalah Babat Legendaris Kampung Malang - Wonorejo II yang berlokasi di Jalan Wonorejo II Nomor 6, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Tempat makan ini tersohor karena menghadirkan menu babat dengan cita rasa gurih dan bumbu meresap.
Sejak dibuka, warung ini terus dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja kantoran, mahasiswa, hingga keluarga. Jam operasionalnya yang panjang, yakni setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 04.00 WIB, menjadikannya destinasi favorit terutama bagi pemburu kuliner malam.
Babat Legendaris Kampung Malang menawarkan berbagai pilihan menu dengan harga terjangkau. Harga makanan dibanderol mulai Rp15.000 untuk makan di tempat (dine in) dan Rp10.000 untuk dibawa pulang (take away). Selain itu, fasilitas parkir gratis menjadi nilai tambah bagi pengunjung.
Menu Unggulan: Babat Empuk dan Usus Pedas
Salah satu menu paling diminati adalah Nasi Babat Komplit. Hidangan ini terdiri dari babat yang dimasak hingga empuk, disajikan bersama nasi hangat serta sambal khas yang pedas dan gurih.
Selain babat, menu usus bumbu pedas juga menjadi favorit pelanggan. Rasa pedas yang dominan tetap seimbang karena dipadukan dengan bumbu rempah Jawa Timur yang "medok". Tekstur usus yang tidak alot membuatnya cocok dinikmati siapa saja.
Tak hanya olahan jeroan, varian Nasi Ayam Cobek juga menjadi menu unggulan. Ayam disajikan di atas cobek sehingga suhu makanan tetap terjaga. Sebagai penutup, tersedia es teler spesial dengan potongan buah melimpah dan rasa creamy yang menyegarkan.
Tempat Luas dan Nyaman
Dari segi lokasi, warung makan ini memiliki area yang cukup luas, bersih, dan nyaman. Tata ruang yang sederhana namun rapi membuat pengunjung leluasa menikmati makanan bersama rombongan. Tempat ini juga sering menjadi opsi lokasi buka puasa bersama saat Ramadan.
Salah satu pengunjung, Arif (27), mengaku terkesan dengan cita rasa yang ditawarkan. “Babatnya empuk banget dan bumbunya terasa sampai ke dalam. Sambalnya pedas tapi tetap enak dinikmati. Ini benar-benar comfort food,” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa harga yang ditawarkan sangat sebanding dengan porsi yang mengenyangkan. “Tempatnya bersih dan luas, jadi cocok kalau datang ramai-ramai,” katanya.
Kehadiran Babat Legendaris Kampung Malang membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat istimewa di tengah tren makanan modern. Dengan kemasan yang lebih rapi tanpa menghilangkan sisi autentik, tempat ini menjadi destinasi wajib bagi pecinta masakan dengan bumbu khas daerah di Surabaya. (Mamluatus Salimah)
Editor : Iwan Iwe



















