Menu
Pencarian

Anugerah Pecinta Al-Qur’an: Siswa MI Al Huda Tampil Memukau di Uji Publik Hafalan dengan Sentuhan Sains Modern

JTV Malang - Sabtu, 18 April 2026 12:45
Anugerah Pecinta Al-Qur’an: Siswa MI Al Huda Tampil Memukau di Uji Publik Hafalan dengan Sentuhan Sains Modern
Suasana uji publik hafalan Al-Qur'an siswa MI Al Huda di Hall UB TV. Dengan sistem sambung ayat acak dan tantangan menjelaskan sains dalam Al-Qur'an.

KOTA MALANG - Nuansa berbeda terpancar dari gelaran uji publik hafalan Al-Qur’an siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Huda yang berlangsung di Hall UB TV, Sabtu (18/4/2026). Mengusung tema besar "Dialektika Al-Qur’an dan Sains Modern" , acara yang bertajuk Anugerah Pecinta Al-Qur’an ini berhasil menyatukan hafalan suci dengan pendekatan ilmu pengetahuan di hadapan tim penguji, puluhan orang tua, dan guru.

Berbeda dengan uji publik hafalan pada umumnya, setiap siswa yang naik ke panggung tidak hanya diuji kelancaran bacaanya, tetapi juga hafalan surat, serta sambung ayat dari para juri.

Kepala MI Al Huda, Mianah, S.Pd., M.M. , menjelaskan bahwa dari 470 siswa, hanya 127 terbaik yang lolos seleksi untuk tampil dalam uji publik ini. Hebatnya, persiapan intensif hanya dilakukan selama dua bulan melalui program kelas khusus (APQ) yang memisahkan pembelajaran dari mulai cara membaca hingga pemahaman arti.

Baca Juga :   Pola Tidur Berantakan, Ancaman Kesehatan Yang Sering Diremehkan

"Pesertanya dari kemarin diases seleksi, yang lolos 127 dari 470. Latihannya selama dua bulan. Awal-awal sebetulnya program APQ ini, anak-anak sudah ada kelas khusus. Jadi ketika pembelajaran APQ, anak-anak disendirikan mulai dari cara membacanya, kemudian pemahaman artinya. Jadi ini tinggal mengoles saja," ujar Mianah.

Pembina Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi'in, dr. Hj. Anny Isfandyarie, Sp.An.,S.H. ,menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kecintaan anak-anak kepada Al-Qur'an secara holistik, bukan sekadar mengejar target hafalan.

Baca Juga :   Drainase Suhat Selesai, Malang Bersiap Jadi Kota Percontohan

"Jadi tujuan kami dalam kegiatan ini adalah memotivasi anak-anak untuk mencintai Al-Qur'an, mempelajarinya, kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehingga apapun mereka nanti, siapapun mereka nanti akan selalu berpedoman kepada Al-Qur'an. Alhamdulillah, wali santri sangat mendukung. Al-Qur'an itu bukan hanya sekedar sumber hukum ya, tapi juga sumber ilmu, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat," tegas dr. Hj. Anny Isfandyarie, Sp.An.,S.H.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi'in, Fahrudin Hamami, M.Si. , menjelaskan bahwa acara ini adalah wujud nyata dari penjagaan Allah terhadap kitab suci-Nya melalui generasi muda.

"Harapannya memang inilah generasi-generasi. Allah menyampaikan, Aku yang menurunkan dan Aku yang akan menjaganya. Caranya bagaimana? Dengan cara seperti ini. Bahwa dari sejak dini anak-anak diajari supaya mencintai Al-Qur'an dan menghafal, serta tidak hanya sekedar menghafal tapi memahami dan menjalankan dalam kehidupan sehari-hari. Hafal tapi tidak menjalankan artinya tidak kafah, tidak menyeluruh. Dari sejak dini anak-anak diajari seperti itu supaya Al-Qur'an betul-betul menjadikan dirinya seperti Al-Qur'an berjalan. Harapan kami, anak-anak bisa menjadi penerus-penerus Rasulullah, menjadi penjaga-penjaga Al-Qur'an sampai yaumul qiyamah," papar Fahrudin.

Baca Juga :   Lulusan Terbaik ITN Malang Ciptakan "Plastik Makan" dari Singkong, Bumbu Mi Instan Kini Lebih Gurih dan Ramah Lingkungan

Ia juga menekankan pentingnya Al-Qur'an sebagai way of life. "Al-Qur'an itu kan way of life, jalan hidup dari manusia. Bahwa Al-Qur'an tidak hanya bercerita tentang masa lalu dan masa depan, tapi ilmu pengetahuan juga. Ilmu pengetahuan ini penting," tambahnya.

Soleh, Kepala Bagian Kesra yang hadir mewakili Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat , menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia membacakan untaian syair yang menyentuh hati para hadirin.

"Ia adalah nafas yang menghidupkan jiwa. Ia adalah cahaya yang menutup langkah kita di tengah gelap-gelap dunia. Bagi siapa yang ditanya, maka sejadinya ia sedang mengetuk itu lagi. Dan bagi siapa mengapanya, sesungguhnya ia sedang menanam tangannya di surga-Nya Allah Ta'ala," ucap Soleh dengan penuh penghayatan.

Baca Juga :   Mahasiswa Bawa Reaktor Pakai Motor demi Skripsi, Kini Jadi Lulusan Terbaik ITN Malang

Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh siswa yang hadir. "Ketahuilah, setiap huruf yang kalian baca adalah cinta. Dan setiap tetes lelah kalian adalah saksi bahwa hati kalian memilih jalan Tuhan. Allah SWT sangat memilih alam," pesannya.

Soleh menegaskan bahwa Pemerintah Kota akan terus mendukung kegiatan berbasis Al-Qur'an seperti ini karena dianggap mampu membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berakhlak.(ali)

Baca Juga :   DPRD dan Pemkot Malang Sahkan Tiga Perda Baru, Target Perwal Rampung dalam Enam Bulan

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.