Menu
Pencarian


Angkat Pesan Memantaskan Diri, Film Drama Komedi Kolaborasi Ito Marvin dan Woko Channel Tayang Pertengahan November

Portaljtv.com - Selasa, 3 November 2026 10:00
Angkat Pesan Memantaskan Diri, Film Drama Komedi Kolaborasi Ito Marvin dan Woko Channel Tayang Pertengahan November
Para pemeran dan kru film Piye To Kih saat jumpa pers di XXI Royal Plaza Surabaya, Senin (2/11/2026). (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Pecinta film drama komedi berlatar pedesaan di Jawa, akan kembali mendapat suguhan menghibur. Kali ini film terbaru hasil kolaborasi sutradara Ito Marvin bersama Woko Channel berjudul "Piye To Kih" akan resmi tayang diseluruh bioskop di Indonesia mulai 19 November 2026.

Film menggabungkan unsur komedi, drama, dan misteri, dengan pesan mendalam tentang memantaskan diri. Para pemeran dan kru memperkenalkan film ini dalam acara nobar sekaligus jumpa pers di XXI Royal Plaza Surabaya, Senin (2/11/2026).

Saat ditemui, Ito Mavin menjelaskan, judul "Piye To Kih" dipilih karena menggambarkan kerumitan situasi yang dialami tokoh utamanya. Film ini bercerita tentang pria bernama Mukidi yang mengalami patah hati dan berusaha membuktikan dirinya sebagai pria mapan yang siap menikahi wanita impiannya.

Namun rumah murah yang ia beli justru mempertemukannya dengan Sukma, sosok misterius dari alam berbeda. Hubungan yang terjalin semakin rumit karena mereka tidak hanya beda alam, tetapi juga beda agama.

Baca Juga :   Sutradara Ito Mavin Boyong Woko Channel Ke Layar Lebar, Piye To Kih? The Movie Tawarkan Komedi, Drama, Dan Horor

"Di era modern ini, begitu banyak orang berusaha menjadi orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Padahal satu-satunya hal yang harus dilakukan adalah memantaskan diri sendiri," ujar Ito menggambarkan pesan mendalam dari film ini.

Proses pembuatan naskah dimulai awal Februari 2025 dan memakan waktu sekitar tiga setengah hingga empat bulan. Syuting dilakukan selama 20 hari pada awal Oktober lalu dan rampung pada 29 Oktober 2026. Ito menyebut kolaborasi dengan Woko Channel membuat unsur komedi tetap terasa, namun dikemas lebih universal agar dapat dinikmati semua kalangan.

Sementara itu, Dara Saraswati pemeran sosok misterius Sukma mengaku mendapat tantangan baru dengan peran di film. Wanita berusia 29 tahun, sebelumnya lebih banyak bermain di drama, ia harus mengeksplorasi karakter yang bukan manusia, dari gaya bicara, pernapasan, hingga ekspresi selama sekitar tiga minggu sebelum syuting dimulai.

"Karakter yang aku perankan bukan manusia, jadi napas, cara bicara, dan gerakannya harus sedikit berbeda. Aku belajar selama sekitar tiga minggu, mencari referensi dan berdiskusi dengan sutradara agar hasilnya maksimal," ungkap Dara.

Selain Dara Saraswati, deretan pemain lain antara lain Heri Chandra sebagai Mukidi, Sutrisno Agung sebagai Gendut, dan Eko Dunung sebagai Penyok, didukung Gabriella Desta, TJ Ruth, Devina Aureel, Marwoto, Ibnu Gundul, serta nama-nama lainnya. Sinopsis lengkap mengisahkan petualangan kocok Mukidi, Gendut, dan Penyok yang terjerat situasi tak terduga, sekaligus perjalanan memahami bahwa kebahagiaan sejati bermula dari membenahi diri sendiri.

"Kerja keras kita semua tidak sia-sia. Hasilnya cukup memuaskan. Semoga penonton juga menikmatinya," pungkas Dara. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.