Menu
Pencarian


Mahasiswa UNP Kediri Kenalkan Budaya Jawa Lewat KKN Internasional di Malaysia

Beny Kurniawan - Selasa, 3 November 2026 10:23
Mahasiswa UNP Kediri Kenalkan Budaya Jawa Lewat KKN Internasional di Malaysia
Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri berfoto bersama sebelum mengikuti program KKN Internasional di Malaysia, Selasa (3/11/2026). (Foto: Beny Kurniawan)

KEDIRI - Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia. Program ini menjadi ajang untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Jawa di tengah masyarakat Melayu keturunan Jawa, Selasa (3/11/2026).

"Bagi mahasiswa, kesempatan ini menjadi pengalaman sekaligus kebanggaan tersendiri. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani memperkenalkan identitas budaya daerah ke lingkungan yang lebih luas," ujar Dr. Agus Muji Santoso, M.Si., Wakil Rektor Bidang Riset, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat UNP Kediri.

Program KKN Internasional perdana ini berlangsung pada 2–7 November 2026. Sebanyak 20 mahasiswa terpilih mengikuti kegiatan tersebut setelah melalui proses seleksi dan pembekalan dari pihak kampus.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan menjalankan sejumlah program kebudayaan dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan. Kegiatan tersebut meliputi pengenalan tradisi Jawa, ekoprint bermotif Jawa, hingga pengenalan kain tradisional melalui lokakarya di Kampung Wayang.

"Kami akan memperkenalkan berbagai tradisi Jawa. Kegiatannya meliputi ekoprint bermotif Jawa dan pengenalan kain tradisional Jawa yang dikemas dalam rangkaian lokakarya di Kampung Wayang," ujar mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah UNP Kediri, Wisnu Surotama Wardana.

Program ini melibatkan 12 dosen pembimbing lapangan. Sejumlah kegiatan juga disiapkan, mulai dari pelatihan bahasa Jawa, tari tradisional, minuman herbal, kuliner Nusantara, jamasan pusaka, hingga kerajinan tradisional Jawa atau etnokraf.

Menurut Agus, program KKN Internasional ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa maupun dosen pembimbing. Pelaksanaannya juga didukung pemerintah Malaysia dan sejumlah mitra pendidikan, termasuk Universiti Kebangsaan Malaysia.

"Ini merupakan program KKN Internasional pertama kami. Namun, antusiasme mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan sangat luar biasa. Kami juga mendapat dukungan dari pemerintah Malaysia melalui Kasim Razif serta mitra pendidikan, seperti Universiti Kebangsaan Malaysia, untuk berkolaborasi," kata Agus.

Melalui interaksi langsung dan lokakarya kebudayaan bersama masyarakat setempat, mahasiswa diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Jawa sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat diaspora Jawa di Malaysia.

Wisnu mengaku bangga mendapat kesempatan membawa nama kampus ke tingkat internasional. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk mengenalkan budaya daerah ke lingkungan yang lebih luas.

"Ini menjadi pengalaman pertama sekaligus kebanggaan bagi kami karena dapat membawa nama kampus ke tingkat internasional. Kami juga ingin memotivasi teman-teman agar bangga dan terus melestarikan kebudayaan Jawa," ungkap Wisnu.

UNP Kediri berharap program pengabdian lintas negara ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring pendidikan dan memperluas kontribusi kampus di tingkat ASEAN.

Editor : Iwan Iwe





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.