KEDIRI - Gelandang Persik Kediri, Adrián Luna, mengaku mengetahui sejarah besar klub yang kini dibelanya. Pemain asal Uruguay itu menyebut Persik Kediri memiliki dua legenda dari negaranya yang pernah membawa Macan Putih berjaya di kompetisi Indonesia.
Bahkan, Luna mengaku sudah bertemu langsung dengan Ronald Fagundez saat Persik menjalani laga tandang melawan PSM Makassar. Sementara dengan Cristian Gonzales, ia belum sempat bertatap muka.
Nama Adrián Luna kini memang mulai menjadi idola baru Persikmania. Gelandang yang didatangkan dari Kerala Blasters FC itu tampil enerjik dan menjadi motor permainan lini tengah Persik Kediri.
Kelincahan serta kemampuannya mengatur serangan membuat permainan Macan Putih lebih hidup. Bersama Imanol Garcia, John Toral, dan Ernesto Gómez, Luna menjadi salah satu sosok penting dalam skema permainan Persik.
Baca Juga : Adrian Luna Hidupkan Lini Tengah Persik, Cetak Gol Perdana
Eks pemain Timnas Uruguay U-20 itu menilai dua seniornya asal Uruguay memiliki sejarah besar bersama Persik Kediri. Ia pun bangga bisa melanjutkan jejak pemain-pemain negaranya di klub berjuluk Macan Putih tersebut.
“Ya, saya tahu ada dua legenda Uruguay di Persik. Saya sudah bertemu Ronald Fagundez saat away ke Makassar, tapi belum sempat bertemu Cristian Gonzales,” ujar Luna.
Adrián Luna bergabung dengan Persik pada putaran kedua musim ini. Dari 14 pertandingan yang dijalani, ia sudah menyumbang dua gol dan dua assist untuk tim kebanggaan Kota Kediri tersebut.
Baca Juga : Komentar Adrian Luna Terkait Golnya ke Gawang Bali United
Pemain berusia 34 tahun itu berharap kehadirannya mampu membantu Persik Kediri bertahan di kompetisi Super League musim depan. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















