Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Banyuwangi mengumumkan bahwa jumlah calon jamaah haji (CJH) asal Banyuwangi untuk tahun 2026 mencapai 1310 orang. Angka ini merupakan gabungan dari kuota reguler dan kuota khusus yang diperuntukkan bagi lansia serta pendampingnya.
Kasubag TU Kemenhaj Banyuwangi, Imam Muslim, mengatakan jumlah calon jemaah haji bisa bertambah karena sifatnya dinamis. Saat ini jumlahnya mencapi 1310 jamaah yang siap berangkat ke tanah Suci.
"Untuk saat ini masih tercatat 1300 an, jumlah ini dinamis ya, karena bisa bertambah ketika ada cadangan naik status," ujar Imam
Persiapan keberangkatan calon jemaah haji ke Tanah Suci sudah 95 persen. Mereka sudah mengikuti serangkaian cek kesehatan, vaksinasi dan hanya tinggal menunggu distribusi koper dari Kementerian Haji dan Umroh.
Baca Juga : Konflik Iran–Israel, Kemenhaj Kota Madiun Pastikan Proses Haji Tetap Berjalan

Plt Kepala Kemenhaj Banyuwangi Rifan Junaidi mengatakan calon jemaah haji Banyuwangi terbagi menjadi lima kloter yakni 71, 82, 83, 84 dan 85. Keempat kloter akan berangkat bersamaan pada tanggal 11 Mei 2026, dan masuk asrama haji pada 12 Mei 2026.
"Kloter 71 hanya ada 8 jamaah dan bergabung dengan jmaah dari kabupaten lain, dan akan bernagkat pada 9 Mei, sedangkan kloter 82, 83, 84, dan 85, semuanya bersal dari Banyuwangi" ucap Rifan.
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















