KEDIRI - Sebanyak 51 anak dari Kota dan Kabupaten Kediri mengikuti khitan gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar Kodim 0809 Kediri. Mengusung tajuk Khitan Bahagia, kegiatan tersebut menggunakan metode modern berbasis laser yang diharapkan membuat proses khitan lebih nyaman sekaligus mempercepat masa pemulihan.
Kegiatan sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Puluhan anak mengikuti prosesi khitan tanpa dipungut biaya.
Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Infanteri Dhavid Nur Hadiansyah mengatakan, jumlah peserta awalnya ditargetkan hanya 40 anak. Namun, tingginya minat masyarakat membuat pihaknya menambah kuota hingga 51 peserta.
Pendaftaran dilakukan melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berada di wilayah masing-masing. Para Babinsa turut membantu menjaring masyarakat yang membutuhkan layanan khitan gratis tersebut.
“Awalnya kami menargetkan 40 anak, tetapi karena antusiasme masyarakat cukup tinggi, akhirnya kami mengakomodasi 51 anak,” kata Dhavid.
Tidak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima sejumlah bantuan. Mulai uang saku, pakaian, sarung, sembako, hingga obat-obatan untuk mendukung kebutuhan mereka setelah menjalani khitan.
Kodim 0809 Kediri juga menyediakan layanan pengobatan gratis bagi keluarga yang mendampingi peserta. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menyasar anak-anak yang mengikuti khitan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat yang hadir.
Bagi Kodim 0809 Kediri, bakti sosial tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan TNI dengan masyarakat. Kegiatan sosial juga dinilai sebagai momentum untuk memperkuat hubungan serta kepedulian terhadap kebutuhan warga.
Dhavid menegaskan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan menggandeng berbagai pihak. Termasuk unsur kepolisian maupun instansi terkait agar manfaat kegiatan sosial dapat dirasakan lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, TNI menunjukkan peran yang tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan. Kehadiran TNI juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan untuk membantu masyarakat.(Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri

















