SITUBONDO - Sekitar 300 atlet Situbondo sebelumnya menjalani tes parameter kondisi fisik di GOR Baluran pada Senin, 21 September 2026.
Tes ini menjadi salah satu tahap evaluasi untuk mengukur kesiapan atlet setelah menjalani program pemusatan latihan.
Hasilnya, KONI Situbondo menetapkan 108 atlet yang dinyatakan lolos untuk memperkuat Situbondo di ajang POPDA Jawa Timur.
Mereka berasal dari 16 cabang olahraga dan akan didampingi 35 pelatih. Penentuan atlet tidak hanya berdasarkan hasil tes kondisi fisik. KONI juga mempertimbangkan hasil hearing dengan masing-masing cabang olahraga serta catatan prestasi para atlet.
POPDA Jawa Timur akan digelar di dua daerah, yaitu Ngawi dan Surabaya.
Sementara itu, persiapan menuju Porprov Jawa Timur 2027 juga terus dilakukan. Seluruh cabang olahraga saat ini mengikuti program Pusat Latihan Kabupaten atau Puslatkab yang dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026.
Salah satu cabang yang mulai mematangkan persiapan adalah paralayang. Sebanyak delapan atlet Situbondo disiapkan untuk menghadapi Porprov 2027. Latihan difokuskan pada ketepatan pendaratan, lintas alam, teknik penerbangan, serta penguatan kondisi fisik.
Untuk mendukung program latihan, KONI Situbondo juga telah memberikan satu unit parasut kepada cabang olahraga paralayang.
KONI Situbondo berharap hasil seleksi dan program pemusatan latihan ini mampu membentuk atlet yang lebih siap bertanding, baik untuk mengejar prestasi di POPDA Jawa Timur maupun menatap Porprov Jatim 2027.
Editor : JTV Jember



















