Menu
Pencarian

WNA Australia Tertipu Rp 200 Juta, Laporkan Warga Surabaya ke Polisi

Abdul Majid - Sabtu, 17 Januari 2026 09:15
WNA Australia Tertipu Rp 200 Juta, Laporkan Warga Surabaya ke Polisi
Korban Chaterine, WNA asal Australia saat melapor ke Polres Pasuruan. (Foto: Istimewa)

PASURUAN - Seorang Warga Negara Asing (WNA), Chaterine M. Spice, menjadi korban penipuan. Perempuan asal Australia ini tertipu hingga Rp 200 juta oleh pria yang baru dikenalnya.

‎Diantar suaminya, Rudi Kurniawan, warga Jatiarjo, Kecamatan Prigen dan kuasa hukumnya, Chaterine melapor ke Polres Pasuruan. Dalam laporannya, korban melaporkan DN, warga Surabaya atas dugaan penipuan dan penggelapan.

‎Peristiwa ini bermula saat Rudi berkenalan dengan pelaku DN lewat guru spiritualnya bernama Saifudin. Saat itu, Saifudin meyakinkan korban bahwa DN sangat membutuhkan bantuan biaya pengobatan untuk istrinya yang sedang sakit di rumah sakit. Lantaran yang meminta guru spiritualnya, Rudi tak curiga dan mentransfer uang Rp 200 juta.

‎"Uang Rp200 juta itu ditransfer melalui istri saya ke kakak saya. Kemudian diambil tunai oleh kakak dan diserahkan langsung kepada terlapor pada 3 Februari 2023 di rumah," ujar Rudi saat memberikan keterangan, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :   Pria di Pasuruan Tewas Dilempar Bondet saat Naik Motor

‎Meski sudah setahun berlalu, janji terlapor untuk mengembalikan uang tersebut tak kunjung ditepati. Rudi bahkan mengaku kesulitan melacak keberadaan DN.

‎Terlapor hanya memberikan fotokopi sebuah surat sebagai pegangan, namun tidak ada kepastian pembayaran. Korban sudah mendatangi tempat kerja DN, namun tidak membuahkan hasil.

Sementara itu, ‎kuasa hukum korban, Yoga Septian Widodo, menegaskan bahwa kliennya melapor ke Polres Pasuruan karena pelaku tidak memiliki itikad baik.

Baca Juga :   ‎Semarak HUT ke-77, Polwan Polres Pasuruan Sapa Siswa dan Gelar Baksos

‎"Kami belum tahu apakah uang tersebut benar-benar digunakan untuk biaya rumah sakit atau kepentingan lain. Yang jelas, upaya kekeluargaan sudah buntu," tegas Yoga.

‎Yoga juga menekankan pentingnya penanganan cepat dari pihak kepolisian, mengingat kasus ini melibatkan warga negara asing. Ia khawatir jika tidak diselesaikan dengan adil, hal ini dapat mencoreng citra masyarakat Indonesia di mata internasional.

‎"Jangan sampai masalah ini mengurangi kepercayaan warga asing kepada kita," pungkas Yoga.

Baca Juga :   Santri di Pasuruan Diculik Saat Berbelanja, Polisi Buru Pelaku

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian sedang mendalami laporan tersebut untuk melakukan tindak lanjut terhadap terlapor berinisial DN. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.