MALANG - Aksi anarkis terjadi di sebuah villa kawasan Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang, Selasa (5/5/2026) dini hari.
Rombongan wisatawan asal Surabaya yang tengah menginap di villa tersebut tiba-tiba diserang ratusan orang yang diduga oknum suporter. Aksi penyerangan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Ratusan oknum suporter ini tidak hanya merusak kendaraan, tapi juga menyerang wisatawan yang diketahui rombongan Shopee ini. Dilaporkan enam orang terluka dan enam kendaraan mengalami kerusakan.
Tidak hanya itu, para pelaku juga membawa kabur barang berharga milik wisatawan. Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung kabur, sementara korban melaporkan kejadian ini ke Polres Malang.
Baca Juga : Wisatawan Asal Surabaya Diserang Oknum Suporter di Pantai Wedi Awu Malang
Video aksi anarkisme yang diduga oknum suporter ini langsung viral di media sosial. Video yang diunggah akun Fanbase Persebaya, seperti @kitabonek, @persebayafans.27, @persebayasampekkiamat menuai kecaman dari netizen, termasuk bonek, suporter Persebaya.
Belum diketahui motif penyerangan ini. Namun, sejumlah akun fanbase Arema FC menyebutkan, penyerangan dipicu nyanyian rasis yang disuarakan rombongan wisatawan asal Surabaya tersebut. Video nyanyian rasis ini diunggah akun @aremaiswonderfull.
Usai kejadian, anggota Polres Malang langsung melakukan olah TKP. Dalam olah TKP tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti batu, kayu dan pecahan kaca mobil.
Baca Juga : Penggawa Persik Disambut Bak Pahlawan Usai Kalahkan Arema FC
"Kita langsung melakukan olah TKP setelah menerma laporan untuk melakukan penangganan awal dan pengamanan lokasi," ujar Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















