KOTA MADIUN - Sejumlah warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun menyampaikan keluhan terkait proyek peningkatan saluran Kali Gempol. Warga menilai ketinggian konstruksi jalan dan jembatan yang tengah dikerjakan terlalu tinggi sehingga dikhawatirkan mempengaruhi akses warga serta berpotensi menimbulkan genangan air ketika hujan deras turun.
Keluhan warga tersebut disampaikan langsung ke kantor kelurahan pada Selasa siang. Mereka menyoroti perbedaan tinggi konstruksi dengan permukaan rumah yang berada di sekitarnya.
Menanggapi aspirasi itu, Lurah Nambangan Lor, Rizal Budi, menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah meninjau lokasi bersama perangkat setempat. Kelurahan juga telah menampung seluruh masukan warga.
“Kami sudah mengecek lapangan. Aspirasi warga segera kami sampaikan dan koordinasikan dengan dinas terkait agar ada kejelasan dan solusi,” ujar Rizal.
Baca Juga : Warga Nambangan Lor Keluhkan Ketinggian Konstruksi Proyek Kali Gempol
Sementara itu, perwakilan warga RW 2, Budi Rismanto, menyebut sejak awal pekerjaan proyek ini, warga telah mempertanyakan titik nol atau dasar ketinggian. Menurutnya, dalam rapat pada Juli–Agustus lalu disampaikan bahwa tinggi jembatan hanya sekitar satu meter dari rel, namun kini konstruksinya mencapai sekitar dua meter.
Hal senada disampaikan Yuliana, warga RT 4 RW 2. Ia menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan, namun berharap spesifikasi teknis harus sesuai dengan kesepakatan awal.
Warga berharap dinas teknis dan pihak pelaksana proyek dapat mengkaji ulang pelaksanaan pekerjaan tersebut. Mereka meminta agar setiap keputusan teknis seperti tinggi jalan dan jembatan disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.(ikul)
Editor : JTV Madiun

















