KOTA MALANG - Portal jtv – Universitas Widya Gama (UWG) Malang menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar di Kampus II UWG Malang, Rabu (22/7/2026). Acara akademik tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan enam Profesor Emeritus sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi para akademisi senior di lingkungan kampus inovasi tersebut.

Dua dosen yang resmi menyandang jabatan profesor adalah Prof. Dr. Ir. Ririen Prihandarini, M.S. dari Fakultas Pertanian dan Prof. Dr. Ana Sopanah Supriyadi, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Prof. Ririen dikukuhkan dalam bidang Mikrobiologi Pertanian, sementara Prof. Ana dalam bidang Akuntansi Sektor Publik.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Ririen mengusung tema "Revolusi Bioindustri: Inovasi Kunci Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan dan Pemulihan Lingkungan". Ia memaparkan peran mikroorganisme sebagai fondasi pertanian modern yang produktif dan ramah lingkungan.
Baca Juga : PKKMB UWG Malang 2026, 1.200 Lebih Mahasiswa Baru Disiapkan Jadi Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Sementara itu, Prof. Ana menyampaikan orasi berjudul "Akuntansi Kearifan Lokal: Dari Nilai Budaya Menuju Akuntabilitas dan Keberlanjutan Organisasi" yang menekankan pentingnya landasan nilai budaya dalam tata kelola organisasi.
Rektor UWG Malang, Dr. Anwar, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa pengukuhan guru besar menjadi momentum strategis bagi penguatan kapasitas akademik kampus. Ia menegaskan bahwa profesor bukan sekadar jabatan akademik tertinggi, melainkan penggerak inovasi dan riset yang mampu memberikan solusi atas persoalan bangsa.
Baca Juga : UB Wujudkan Mahasiswa Tangguh Melalui Beasiswa Dana Abadi

"Melalui pengukuhan ini, UWG semakin siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia dan memperkuat daya saing di tingkat global," ujar Dr. Anwar dalam sambutannya.
Rektor juga memaparkan capaian UWG Malang selama periode 2024–2026 yang mencakup penambahan empat dosen bergelar doktor, 21 kenaikan jabatan akademik, enam dosen bersertifikat pendidik profesional, serta pengangkatan enam Profesor Emeritus sebagai penguatan kepakaran dan pengembangan institusi.
Baca Juga : 1.752 Narapidana Lapas Malang Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas

Ketua Dewan Pembina YPPI Widya Gama Malang, Prof. Dr. Muryati, S.E., M.M., menyerahkan SK pengangkatan Profesor Emeritus kepada enam akademisi senior. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Agoes Soehardjono, M.D., M.S. (Teknik Sipil), Prof. Dr. Ir. Budi Sugiarto Waloeya, M.S.P. (Teknik Sipil), Prof. Dr. H. Armanu, S.E., M.Sc. (Sains Manajemen), Prof. Dr. Maryunani, S.E., M.S. (Sains Manajemen), Prof. Dr. Ir. Sonny Leksono, S.E., M.S. (Sains Manajemen), dan Prof. Dr. Ir. H. Djoko Kustono, M.Pd. (Teknik Mesin).
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa seorang profesor harus berdampak bagi bangsa, tidak sekadar menyandang jabatan akademik tertinggi. Menurutnya, keberadaan guru besar memiliki posisi strategis dalam membangun karakter perguruan tinggi, menjaga mutu akademik, dan menjadi agen perubahan yang menjawab tantangan pembangunan nasional.
Baca Juga : DPRD dan Wali Kota Malang Kompak: Pidato Presiden Jadi Pijakan Bangun Kesejahteraan Rakyat

Prof. Dyah juga menyoroti pentingnya penguatan tata kelola, sistem penjaminan mutu berkelanjutan, serta pencapaian akreditasi unggul sesuai ketentuan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Ia menyebut konsep student centered learning, penguatan sains dan teknologi, serta program beasiswa studi lanjut dosen sebagai peluang besar peningkatan kualitas sumber daya manusia perguruan tinggi.
"Kampus yang bermutu lahir dari dosen yang bermutu, tata kelola yang kuat, dan komitmen bersama untuk menjaga kualitas pendidikan tinggi," tegas Prof. Dyah.
Baca Juga : Peneliti UNITRI Ciptakan Terobosan: Kolam Edukatif untuk Sembuhkan Stres Belajar Siswa SD
Sidang Senat Terbuka tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Dewan Pembina dan Dewan Pengurus YPPI Widya Gama Malang, para guru besar, sivitas akademika, mitra, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi dan instansi.(Ali)
Editor : JTV Malang



















