SURABAYA - Dinas Perhubungan Jawa Timur akan mengembangkan sistem Bus Priority pada layanan Bus Trans Jatim untuk mempercepat waktu tempuh dan mengurangi antrean di lampu merah. Sistem ini diadopsi setelah Dishub Jatim menghadiri pameran China Intelligent Transportation System (ITS) yang digelar di Kota Xiamen, Tiongkok pada 12 – 15 Mei 2026.
Dalam forum tersebut, Kepala Dishub Jatim Nyono mempresentasikan inovasi Trans Jatim sekaligus mempelajari teknologi transportasi cerdas, termasuk sistem sensor dan integrasi AI untuk transportasi publik.
“Kami menyampaikan bahwa di Jawa Timur sudah ada layanan Trans Jatim yang mengadopsi sebagian teknologi yang dipamerkan dalam forum tersebut. Namun, yang paling menarik adalah sistem Bus Priority, dan teknologinya akan kami terapkan pada layanan Trans Jatim,” ujar Nyono.
Nyono mengungkapkan, teknologi Bus Priority tersebut nantinya menggunakan integrasi sensor canggih yang dipasang pada armada Bus Trans Jatim maupun lampu lalu lintas yang dilalui. Dengan sistem itu, bus mendapat prioritas saat melintas di persimpangan. Menurutnya, sensor akan bekerja ketika Bus Trans Jatim mendekati lampu merah.
“Sensor akan berkerja pada jarak sekitar 25 meter. Saat bus Trans Jatim mendekat, lampu lalu lintas secara otomatis akan memberikan sinyal kuning, kemudian saat bus berada di jarak lima meter, lampu otomatis berubah hijau agar bus dapat langsung melintas,” terangnya.
Nyono menambahkan, sistem tersebut membuat Bus Trans Jatim tidak perlu menunggu terlalu lama di persimpangan sehingga perjalanan menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Sementara itu, jalur dari arah lain akan otomatis mendapat sinyal merah untuk menghentikan kendaraan.

“Maka seluruh pengguna jalan juga akan mendapat keuntungan ketika ada Bus Trans Jatim, karena lampu merah akan otomatis berubah menjadi hijau. Dengan begitu, masyarakat akan merasa lebih diprioritaskan saat menggunakan angkutan umum, sehingga dapat membangun paradigma bahwa transportasi umum lebih nyaman dan efisien,” ujarnya.
Dishub Jatim menilai penerapan Bus Priority menjadi bagian pengembangan layanan transportasi massal modern berbasis teknologi di Jawa Timur. Selain mempersingkat waktu perjalanan, sistem ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan pada koridor padat lalu lintas.
Saat ini terdapat delapan koridor Bus Trans Jatim yang beroperasi di Jawa Timur. Rencana awal, sistem Bus Priority akan diterapkan di Koridor 1 Trans Jatim serta kawasan Malang Raya.
Dishub Jatim juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pihak terkait karena penerapan sistem tersebut melibatkan jalan provinsi, jalan kabupaten, hingga jalan nasional. Koordinasi dilakukan untuk menghitung jumlah lampu merah dan kebutuhan sensor yang akan dipasang.
Jika dukungan anggaran memungkinkan, penerapan Bus Priority ditargetkan bisa mulai direalisasikan tahun ini.
“Mudah-mudahan kita bisa menerapkan sistem Bus Priority tahun ini,” harap Nyono.(*)
Editor : A. Ramadhan



















