Setelah penantian panjang, Disney dan Pixar akhirnya merilis trailer perdana Toy Story 5. Film animasi legendaris ini kembali menghadirkan petualangan Woody, Buzz Lightyear, dan sahabat-sahabatnya dalam kisah yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Berbeda dengan film-film sebelumnya yang mengangkat isu kepemilikan atau tempat tinggal baru, kali ini tantangan yang dihadapi jauh lebih menegangkan: perkembangan teknologi digital. Para mainan legendaris ini harus bersaing dengan perangkat elektronik yang mulai mendominasi dunia anak-anak.
Disutradarai oleh Andrew Stanton bersama McKenna Harris, Toy Story 5 kembali menyatukan pengisi suara asli seperti Tom Hanks (Woody), Tim Allen (Buzz Lightyear), Joan Cusack (Jessie), dan Tony Hale (Forky). Film terbaru produksi Pixar Animation Studios ini dijadwalkan rilis secara global mulai Juni 2026 mendatang.
Dalam trailer perdananya, diperlihatkan kecemasan Woody, Buzz, dan kawan-kawan saat sebuah kotak baru tiba untuk Bonnie—pemilik mereka saat ini. Kotak tersebut ternyata berisi tablet bernama Lilypad yang menawarkan berbagai permainan digital. Kehadiran Lilypad menjadi simbol perubahan besar dalam pola asuh anak: transisi dari permainan fisik menuju hiburan berbasis layar.
Baca Juga : Trailer Toy Story 5 Ungkap Ancaman Teknologi Digital bagi Para Mainan
"Para mainan bertemu dengan Lilypad, tablet pintar berbentuk katak berteknologi tinggi yang membuat pekerjaan Buzz, Woody, Jessie, dan anggota geng lainnya menjadi jauh lebih sulit saat mereka berhadapan dengan ancaman baru terhadap waktu bermain," tulis Pixar dalam rilis resminya, sebagaimana dikutip dari Variety.
Film ini tetap ditujukan untuk penonton keluarga dengan memadukan humor, petualangan, dan refleksi mendalam tentang peran teknologi dalam masa kanak-kanak modern. Nuansa nostalgia tetap dipertahankan, namun dibenturkan dengan realitas masa kini yang serba digital.
Toy Story merupakan waralaba ikonik milik Disney dan Pixar yang memulai debutnya pada 1995. Kesuksesannya terus berlanjut melalui sekuel-sekuel yang tayang pada 1999, 2010, dan 2019. Kini, melalui film kelimanya, para penggemar diajak kembali merasakan kehangatan, tawa, sekaligus haru dalam perjuangan Woody dan Buzz mempertahankan eksistensi mereka di era digital. (Pasya Aulia)
Editor : Iwan Iwe



















