GRESIK - Sebuah toko bangunan di jalan raya Putat Lor, Kecamatan Menganti, Gresik, Kamis (25/1/2024) pagi, terbakar.
Api diketahui muncul sekitar pukul 06.00 WIB oleh Abdul Majid, penjaga toko. Ketika itu, Abdul Majid yang sedang ngobrol dengan sopir ekspedisi melihat asap keluar dari dalam toko.
Seketika itu, Abdul Majid melaporkan kejadian ini ke karyawan dan Dinas Pemadam Kebakaran. Tak lama, lima unit Damkar tiba di lokasi. Empat unit dari Dinas PMK dan satu unit dari pihak swasta.
Namun, petugas PMK mengalami kesulitan lantaran pintu toko masih digembok. Petugas terpaksa menjebol gembok agar api tak semakin meluas.
Syifa, karyawan toko mengaku tak mengetahui penyebab kebakaran karena saat kebakaran toko masih tutup.
"Saat itu toko masih tutup. Saya diberi tahu penjaga kalau toko kebakaran. Ada empat kendaraan di dalam toko yang belum diselamatkan," katanya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitat 1,5 jam. Selain toko yang masih tutup, sulitnya mendapatkan air menjadi penyebab proses pemadaman berlangsung lama.
"Kita mendapat kabar sekitar 06.30 WIB. Empat unit kita kerahkan ke lokasi. Namun saat tiba, toko masih tutup dengan kondisi digembok. Jadi kita terpaksa menjebol gembok terlebih dahulu. Selain itu, di lokasi sulit mendapatkan air," kata Sulyono, Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik.
Meski tak sampai mengakibatkan korban jiwa, namun empat kendaraan yang berada di dalam toko hangus. Keempat kendaraan terdiri dari dua mobil, satu truk dan satu forklip.
Peristiwa ini juga membuat syok 35 karyawan toko yang tak menduga tempat kerjanya terbakar. Pemilik toko bernama Renal Funky asal Surabaya ditaksir mengalami kerugian ratusan juta rupiah.(M. Amin)
Editor : M Fakhrurrozi