KOTA MADIUN - Pemerintah Kota Madiun mulai menelusuri berbagai jejak peninggalan sejarah yang tersebar di sejumlah kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk menggali nilai sejarah sekaligus mengembangkan potensi wisata berbasis budaya.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau sejumlah situs bersejarah dengan bersepeda pada Kamis pagi. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung berbagai potensi sejarah yang selama ini berada di lingkungan masyarakat.
Penelusuran diawali di Kelurahan Sogaten yang memiliki kaitan dengan sosok Kyai Ageng Reksogati, salah satu tokoh penyebar agama Islam yang diyakini merupakan utusan Kesultanan Demak. Tokoh tersebut disebut pernah menetap di kawasan Sogaten pada abad ke-16.
Di kawasan petilasan Kyai Ageng Reksogati, Plt Wali Kota Madiun juga melihat sejumlah benda yang dipercaya memiliki nilai sejarah dan berkaitan dengan keberadaan tokoh tersebut.
Baca Juga : Pemkab Alokasikan Rp3,4 Miliar Bangun Akses Jalan Menuju SR Terintegrasi
Salah satu benda yang menarik perhatian adalah beberapa genta atau lonceng kecil yang hingga kini masih digunakan dalam ritual keagamaan umat Hindu. Genta tersebut dibunyikan oleh pemangku atau sulinggih ketika memimpin persembahyangan dan upacara keagamaan di pura.
Keberadaan genta tersebut menjadi salah satu temuan yang akan ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui latar belakang serta kaitannya dengan sejarah kawasan Petilasan Reksogati.
F. Bagus Panuntun mengatakan penelusuran situs sejarah akan terus dilakukan di sejumlah wilayah Kota Madiun. Pemerintah daerah ingin memastikan berbagai peninggalan dan cerita sejarah lokal dapat terdokumentasi dengan baik.
Baca Juga : 1.273 Petani Terima Bantuan 78,8 Ton Pupuk Non-Subsidi
Pemkot Madiun juga berencana menggali lebih dalam sejarah dan narasi dari setiap situs yang terdapat di masing-masing kelurahan. Pelaku budaya, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan ikut berperan dalam menghimpun informasi mengenai sejarah lokal.
Upaya tersebut diharapkan dapat membuat setiap kelurahan memiliki identitas dan kisah sejarah yang kuat. Selanjutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya di Kota Madiun.
Editor : JTV Madiun



















