BONDOWOSO - Sukulen dan kaktus mini menjadi tanaman yang sangat indah jika dirawat dengan baik, seperti kaktus milik Indira, 36 tahun, warga Desa Maskuning Wetan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso.
Setiap pagi dan sore, Indira bersama suaminya sibuk mengembangbiakkan kaktus dan sukulen. Sukulen sendiri merupakan tanaman bergetah dengan organ yang menebal, berdaging, dan membengkak yang biasanya berfungsi untuk menyimpan air ketika kondisi tanah kering. Oleh karena itu, dalam perawatannya, sukulen hanya perlu disiram sekali dalam seminggu.
Sukulen di gerai mini milik Sharly tersedia dalam berbagai jenis, antara lain Echeveria, Jade Plant, dan Lithops. Sedangkan untuk kaktus mini tersedia jenis Old Man, Moon Cactus, Golden Barrel, serta grafting atau kaktus sambung.
Pengembangbiakan dilakukan secara sederhana, baik menggunakan media air maupun teknik stek daun. Usaha tanaman hias ini berkembang dengan sangat pesat.
Pesanan tidak hanya datang dari dalam Kabupaten Bondowoso, tetapi juga dari beberapa daerah lain. Harga tanaman sukulen mulai dari Rp18.000, sedangkan untuk jenis khusus seperti Old Man dibanderol Rp250.000, jenis Kiko di atas Rp1,5 juta, serta kaktus grafting harganya antara Rp50.000 hingga Rp150.000 per batang.
Editor : JTV Jember



















