PONOROGO - Kebakaran hutan melanda kawasan Gunung Prongos, tepatnya di petak 117-F yang berada di wilayah Desa Koripan dan Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kobaran api membakar vegetasi hutan dan diperkirakan meluas hingga sekitar 5 hektare.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, TNI, dan Perhutani langsung diterjunkan untuk melakukan penyekatan sekaligus pemadaman. Namun, kondisi medan yang berbatu dan curam membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api.
Anggota BPBD Ponorogo, Hadi Susanto, mengatakan pemadaman akhirnya dilakukan secara manual oleh petugas di lokasi. Upaya tersebut juga dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan lain.
“Medannya cukup sulit karena berbatu dan curam. Kendaraan pemadam tidak bisa sampai ke titik api, sehingga petugas melakukan pemadaman secara manual,” ujar Hadi Susanto.
Selain memadamkan api, petugas juga berupaya mencegah kobaran api merembet ke lahan milik warga. Sebab, kawasan hutan tersebut berbatasan langsung dengan lahan pertanian dan terdapat sejumlah kandang serta persediaan pakan ternak di sekitar lokasi.
Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Slahung, Sudarto, mengatakan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan api tidak kembali meluas. Menurutnya, keberadaan lahan warga yang berdekatan dengan kawasan hutan menjadi salah satu perhatian utama petugas dalam penanganan kebakaran.
Pihak Perhutani menyebut titik api mulai terlihat pada siang hari. Patroli dan pemantauan kemudian dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran sekaligus mencari tahu penyebab munculnya api.
Hingga kini, penyebab kebakaran Gunung Prongos masih dalam penyelidikan. Petugas gabungan juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Editor : JTV Madiun

















