Oleh: Naila Nilofar
Cerita Sangkuriang selama ini begitu lekat dengan tanah Jawa Barat, terutama sebagai legenda asal-usul Gunung Tangkuban Perahu. Kisah ini mengalir tentang seorang pemuda bernama Sangkuriang yang diliputi amarah ketika cintanya ditolak oleh Dayang Sumbi—yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Dalam luapan emosi yang tak terkendali, Sangkuriang menendang perahu yang tengah ia buat hingga terbalik. Perahu yang terguling itulah kemudian dipercaya menjadi asal mula nama Tangkuban Perahu, yang berarti “perahu yang tertelungkup.”
Versi lain cerita ini terdapat di Jawa Timur, dengan latar, tokoh, dan alur yang berbeda. Cerita Sangkuriang versi Jawa Timur merupakan cikal bakal terbentuknya Desa Melirang. Desa ini terletak di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Desa Melirang berada di sepanjang jalur penghubung antara Kecamatan Bungah dan Kecamatan Dukun, dengan jarak sekitar 22 km dari ibu kota Kabupaten Gresik dan 5 km dari ibu kota Kecamatan Bungah. Desa ini dikelilingi oleh berbagai sumber daya alam yang mendukung kegiatan pertanian dan eksplorasi bahan tambang seperti batu kali, batu gunung, batu kapur, dan batu gamping.
Dikutip dari Sang Gresik Bercerita Kisah-kisah Kearifan Lokal Gresik Tempo Dulu (Widodo, Dukut Imam dan Henri Nurcahyo, 2014), nama ‘Melirang’ diyakini berasal dari sebuah legenda yang mengisahkan seorang pemuda bernama Butoseno melampiaskan kemarahannya setelah ditolak cintanya oleh Putri Putut Kedaton, yang tanpa ia sadari merupakan ibu kandungnya sendiri. Dalam luapan emosi, ia menendang sebuah gentong air, tetapi tendangannya meleset dan justru mengenai gundukan tanah di depannya.
Dari gundukan tanah yang ditendang itu keluarlah gumpalan kuning yang mengeluarkan gas panas, yaitu gas belerang. Butoseno pergi ke arah barat dan tidak kembali lagi. Sedangkan belerang yang keluar dari bukit itu dimanfaatkan oleh para abdi yang mengawal Putri Putut Kedaton. Lama-kelamaan para pengawal tersebut berkeluarga dan menetap di tempat itu. Desa itu ahirnya diberi nama Melirang yang berasal dari kata Welirang atau Belirang, yang lama kelamaan mengalami perubahan bunyi menjadi Melirang.
Begitulah kisah terbentuknya Desa Melirang. Sebuah kisah yang bukan hanya sekadar pengantar tidur tetapi diyakini oleh penduduk setempat sebagai sejarah terbentuknya Desa Melirang.
Editor : Iwan Iwe



















