SITUBONDO - Kelompok Bank Sampah Induk Situbondo di Desa Juglangan, Kecamatan Kapongan, setiap hari mengolah limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair.
Limbah yang sebelumnya dibuang ke tempat pemrosesan akhir kini dikumpulkan dan difermentasi selama enam bulan. Dalam satu bulan, kelompok ini mampu mengolah lebih dari sembilan ton sampah organik.
Setiap kelompok dapat menghasilkan hingga 30 paket pupuk. Dalam satu paket, sekitar tiga kilogram limbah diolah menjadi sepuluh liter pupuk organik cair.
Pupuk tersebut kemudian dibeli oleh pengepul dengan harga sekitar Rp10.000 per galon. Hasil penjualan ini menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah.
Pupuk organik cair ini juga telah dimanfaatkan oleh petani setempat. Menurut para petani, penggunaannya mampu mengurangi biaya pemupukan hingga 30 persen. Selain itu, hasil panen diklaim meningkat hingga 30 persen dibandingkan saat hanya menggunakan pupuk kimia.
Inovasi ini menunjukkan bahwa limbah rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat. Selain mengurangi beban tempat pemrosesan akhir, program ini juga mendukung sektor pertanian serta menambah pendapatan masyarakat.
Editor : JTV Jember



















