BANGKALAN - Satu ruang kelas di SDN KajuAnak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, ambruk pada Senin (24/11/2025) petang.
Kejadian ini mengejutkan warga sekitar mengingat kondisi bangunan sekolah tersebut memang sudah lama mengalami kerusakan.
Beruntung, ruang kelas ambruk saat malam hari ketika tidak ada kegiatan belajar mengajar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, tiga ruang kelas lain yang masih berdiri juga berada dalam kondisi memprihatinkan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Akibat kondisi tersebut, pihak sekolah memindahkan proses belajar mengajar bagi 104 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ke rumah-rumah warga. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi peristiwa serupa yang dapat mengancam keselamatan siswa maupun guru.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan membenarkan bahwa sekolah tersebut sudah beberapa kali mengajukan usulan renovasi. Namun prosesnya terkendala status lahan sekolah yang belum bersertifikat.

“Pengukuran oleh BPN sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2019 atau 2020, tetapi sampai sekarang sertifikatnya belum terbit,” jelas Ali Yusri Purwanto, Kabid Pembinaan SD Disdik Bangkalan.
Ia menambahkan bahwa pihak dinas saat ini tengah mencari alternatif lokasi agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran dengan layak.
“Kami bersama pihak sekolah sedang berupaya mencari lokasi madrasah terdekat sebagai tempat belajar sementara, sambil menunggu usulan pembangunan gedung baru yang direncanakan mulai 2026,” ujarnya. (Moch.Sahid/Nevenia)
Editor : M Fakhrurrozi



















