PONOROGO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo melakukan penebangan terhadap belasan pohon mati yang berada di sejumlah ruas jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Penebangan dilakukan petugas DLH pada Selasa (8/9/2026). Sejumlah pohon yang dinilai sudah mati dan berisiko tumbang dipotong untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.
Pengawas Lapangan DLH Ponorogo, Heru Santoso, mengatakan penebangan dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Jalan Mayor Jenderal Sutoyo, Jalan Arif Rahman Hakim, serta Jalan Jenes.
Menurut Heru, kondisi pohon yang mati tidak seluruhnya disebabkan faktor usia. Petugas juga menemukan sejumlah pohon yang diduga sengaja dimatikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga : Rawan Tumbang, DLH Tebang Pohon Mati di Sejumlah Ruas Jalan Ponorogo
“Tidak semua pohon mati karena faktor usia. Kami juga menemukan beberapa pohon yang diduga sengaja dimatikan. Caranya ada yang dilubangi batangnya, dibakar, bahkan diberi cairan tertentu.”
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pohon-pohon yang berada di tepi jalan memiliki fungsi penting sebagai penghijauan sekaligus peneduh bagi pengguna jalan.
Selain melakukan penebangan terhadap pohon yang sudah mati, DLH juga melakukan pemantauan terhadap kondisi pohon di sejumlah ruas jalan untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang.
Baca Juga : Hasil Uji Laboratorium, Air Bengawan Solo Masih Penuhi Baku Mutu Meski Berwarna Hitam
Penebangan pohon mati akan dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 7 hingga 12 September 2026.
DLH Ponorogo mengimbau masyarakat ikut menjaga keberadaan pohon di ruang publik dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan pohon rusak maupun mati.
Editor : JTV Madiun



















