TULUNGAGUNG - Ratusan pelajar di Tulungagung menggelar aksi bersih-bersih massal di berbagai titik lokasi pada Jumat pagi. Selain membersihkan lingkungan sekitar, mereka juga melakukan pencabutan paku yang menancap di pohon-pohon peneduh tepi jalan.
Kegiatan ini digelar oleh keluarga besar SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung, dan diikuti oleh siswa, guru, serta sejumlah alumni dari sekolah tersebut. Aksi bersih-bersih dan pencabutan paku ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun ke-57 SMA Katolik Santo Thomas Aquino.
Aksi dimulai dengan bersih-bersih di lima titik lokasi utama, yakni di sekitar lingkungan sekolah, Taman Alon-Alon, Taman Kendang, sepanjang jalan kawasan Pasar Wage, dan di tepi Kali Ngrowo di Kelurahan Kutoanyar. Pencabutan paku yang menancap di pohon dilakukan secara hati-hati karena paku-paku tersebut berisiko merusak pohon, bahkan dapat menyebabkan pohon mati.
Hariyadi, Ketua Panitia Kegiatan yang juga merupakan seorang guru di SMA Katolik Santo Thomas Aquino, menjelaskan bahwa pencabutan paku ini sangat penting untuk menjaga kesehatan pohon. "Paku yang tertancap di pohon bisa merusak jaringan internal pohon, yang pada akhirnya mengancam kelestariannya. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya merawat lingkungan," katanya.
Radi Dwi Anggara, salah satu peserta dari kalangan pelajar, mengungkapkan bahwa ia sempat kesulitan dalam mencabut paku. "Mayoritas paku yang kami temukan berukuran besar dan sudah lama menancap di pohon, jadi proses pencabutannya cukup sulit. Tetapi saya merasa puas bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang bermanfaat ini," ujarnya.
Winarto, Wakil Ketua Alumni SMA Katolik Santo Thomas Aquino, berharap kegiatan bersih-bersih dan pencabutan paku yang dilakukan secara rutin setiap tahun ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian pelajar terhadap kelestarian lingkungan. "Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian anak-anak terhadap lingkungan. Semoga mereka semakin sadar akan pentingnya menjaga alam sekitar," jelasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan seperti ini, para pelajar diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga dan merawat alam demi keberlangsungan hidup yang lebih baik di masa depan. (Agus Bondan)
Editor : JTV Kediri