GRESIK - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, berbagai capaian pembangunan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dalam program “Jatim Gaspol – Gagasan Politik Jawa Timur” yang tayang di JTV pada Rabu (4/3/2026), duet tokoh muda ini dinilai berhasil membawa pendekatan kolaboratif yang mengakselerasi pembangunan daerah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, atau yang akrab disapa Gus Yani, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan seluruh program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terealisasi dengan tepat sasaran.
“Yang terpenting adalah apa yang kita kerjakan sesuai dengan RPJMD, tercapai, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gus Yani. Ia menambahkan bahwa kunci keberhasilan kepemimpinannya terletak pada prinsip saling mendukung dan komunikasi terbuka dengan wakil bupati.
Menerapkan Konsep Kepemimpinan Kolaboratif
Baca Juga : Injury Time, PKB dan PPP Dukung Gus Yani-dr Alif Saat Daftar ke KPU Gresik
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, menyebutkan bahwa model kepemimpinan saat ini menitikberatkan pada sinergi antara kepala daerah, birokrasi, dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
“Kami menerapkan kepemimpinan kolaboratif. Antara saya, Pak Bupati, hingga OPD dan birokrasi harus bekerja dalam satu irama demi mencapai visi RPJMD,” jelas dr. Alif.
Kolaborasi ini juga melibatkan akademisi dan perguruan tinggi dalam merumuskan kebijakan strategis, termasuk penyusunan konsep program penguatan koperasi di tingkat desa.
Baca Juga : Kereta Hias Fandi Akhmad Yani-dr Alif Mogok Saat Menuju KPU Gresik
Prioritas Infrastruktur: Jalan Poros Desa
Memasuki tahun kedua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan poros desa yang selama ini menjadi aspirasi utama masyarakat di berbagai wilayah.
“Anggaran 2026–2027 akan kami fokuskan pada pembangunan jalan poros desa. Banyak aspirasi dari Musrenbang yang meminta perbaikan ini,” kata Gus Yani. Fokus ini diambil untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung percepatan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga : Naik Kereta Hias, Fandi Akhmad Yani-dr Alif Daftar ke KPU Gresik
Penguatan Program Sosial dan Pelayanan Publik
Selain infrastruktur fisik, Pemkab Gresik konsisten menjalankan program pelayanan sosial, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga program mudik gratis. Perhatian khusus juga diberikan kepada para pekerja migran asal Gresik.
Gus Yani menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan perlindungan serta pendampingan administratif maupun sosial bagi warga Gresik yang bekerja di luar negeri, mengingat beberapa wilayah di Gresik merupakan kantong pekerja migran.
Apresiasi dari Pengamat
Sejumlah pengamat dalam program Jatim Gaspol menilai sinergi Gus Yani dan dr. Alif sebagai modal penting bagi kemajuan Gresik. Transformasi kepemimpinan yang harmonis antara bupati dan wakil bupati dianggap mampu menciptakan stabilitas politik dan birokrasi.
“Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi unsur pentahelix—pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media. Di Gresik, harmoni itu mulai terlihat nyata,” ungkap salah satu pengamat.
Dengan waktu kepemimpinan yang dinamis, duet Gus Yani dan dr. Alif dituntut untuk terus menjaga konsistensi agar visi “Gresik Baru yang Lebih Maju” dapat terwujud sepenuhnya dalam sisa masa jabatan mereka. (Amellia Ciello)
Editor : Iwan Iwe



















