KEDIRI - Kebakaran hebat melanda sebuah toko pracangan sekaligus pom mini di Dusun Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Minggu sore (3/4). Seluruh bangunan berikut isinya ludes dilalap api. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Toko milik Gatot Trianto itu terbakar sekitar pukul 17.00 WIB. Api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan tersimpan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) serta puluhan tabung gas elpiji.
Selain menghanguskan bangunan yang didominasi material kayu, kobaran api juga melalap satu unit mobil pikap dan satu sepeda motor milik korban. Sementara satu mobil minibus milik tetangga yang terparkir di dekat lokasi berhasil diselamatkan, meski sebagian bodinya mengalami kerusakan akibat panas.
Menurut keterangan korban kepada petugas, kebakaran diduga dipicu percikan api dari jaringan listrik yang bocor. Saat kejadian, korban tengah mengisi BBM ke dalam drum.
Baca Juga : Harga Elpiji Non-Subsidi Naik hingga 28 Persen, Permintaan di Tulungagung Tetap Stabil
“Diduga ada kebocoran listrik di atas bangunan, lalu percikannya menyambar uap BBM,” ungkap petugas Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono.
Api yang cepat membesar sempat menyulitkan proses pemadaman. Namun petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Korban diketahui menyimpan stok BBM dalam jumlah besar untuk menyuplai kebutuhan nelayan di kawasan Popoh. Ia juga mengaku telah mengantongi izin terkait usaha tersebut.
Baca Juga : Kotak Misterius Gegerkan Kedungwaru, Isinya 120 Paket Daging Fillet
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 350 juta.
Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (Agus Bondan/Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri



















