KEDIRI - PT PLN (Persero) UP3 Kediri meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Universitas Islam Kadiri (Uniska), Kota Kediri. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Jawa Timur, sekaligus dikemas dengan konvoi mobil listrik sebagai kampanye energi ramah lingkungan.
Rombongan PLN bersama sejumlah tokoh memulai perjalanan dari kantor PLN UP3 Kediri menuju kampus Uniska. Sebelum tiba di lokasi, mereka melakukan konvoi menggunakan mobil listrik sebagai simbol komitmen terhadap penggunaan energi bersih sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.
Setibanya di kampus, acara dihadiri Wali Kota Kediri, Rektor Uniska, Ketua DPRD, serta Komisaris Independen PT PLN (Persero), Ali Masykur Musa. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan demonstrasi pengisian daya menggunakan dua jenis charger, yakni fast charging berkapasitas 180 kilowatt dan medium charging 22 kilowatt.
Ali Masykur Musa menyebut tren penggunaan kendaraan listrik terus meningkat. Ia mendorong masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik karena dinilai lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan.
“Penggunaan kendaraan listrik menunjukkan tren positif. Ini menjadi solusi transportasi masa depan yang efisien dan minim emisi,” ujarnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Kediri, Fikri Praditya, mengungkapkan saat ini jumlah SPKLU di Jawa Timur telah mencapai 302 unit yang tersebar di 162 lokasi. Khusus di wilayah Kediri, terdapat 15 unit SPKLU, dengan tiga unit berada di Uniska dan dua unit di kantor PLN.
“Ke depan kami akan terus menambah titik SPKLU, termasuk merambah sektor perhotelan dan kampus lain seperti UIN, untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik,” jelasnya.
Kehadiran SPKLU di Uniska menjadi yang kedua di lingkungan kampus di Jawa Timur, setelah sebelumnya tersedia di Universitas Brawijaya. Selain peresmian fasilitas, PLN juga memberikan santunan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.
Dengan semakin banyaknya titik pengisian daya, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan.(Trias Aldilala)
Editor : JTV Kediri



















