JAKARTA - Perusahaan transportasi Green SM Indonesia menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram resminya, terkait insiden kecelakaan di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan taksi Green SM bernomor polisi B 2864 SBX dengan KRL nomor 5181. Peristiwa ini diduga menjadi pemicu tertahannya KRL nomor 5568A arah Cikarang di Stasiun Bekasi Timur. Dalam situasi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek kemudian menabrak rangkaian KRL 5568A hingga menyebabkan kerusakan parah, dengan bagian lokomotif hampir memasuki kereta bagian belakang.
Kecelakaan beruntun ini mengakibatkan 88 orang mengalami luka-luka dan 15 orang meninggal dunia. Jumlah korban tersebut menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu insiden transportasi yang menyita perhatian publik.
Dalam pernyataan awal yang disampaikan sekitar 28/4/2026 pukul 00.40 WIB, pihak Green SM Indonesia menyatakan telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang tengah berlangsung.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” tulis manajemen dalam keterangan resminya.
Perusahaan juga menyatakan akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi.
Di sisi lain, perhatian publik turut tertuju pada akun media sosial resmi perusahaan yang diketahui menutup kolom komentar. Langkah tersebut memicu beragam respons dari warganet, terlebih karena pada pernyataan awal belum mencantumkan ucapan belasungkawa kepada para korban.
Namun, dalam pembaruan terbaru yang disampaikan sekitar 28/4/2026 pukul 13.28 WIB, Green SM akhirnya menambahkan pernyataan belasungkawa kepada para korban kecelakaan.
“Kami menyampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban. Kami menaruh perhatian terhadap insiden ini dan berharap seluruh pihak yang terlibat segera pulih serta berada dalam kondisi aman,” tulis managemen dalam keterangan resmi terbarunya.
Hingga saat ini, proses penyelidikan oleh pihak berwenang masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. (Mamluatus Salimah)
Editor : Iwan Iwe

















