SURABAYA - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memasuki hari ketiga pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Bertempat di Pelataran Graha Widya, kegiatan diisi dengan permainan kolaboratif dan selebrasi yang melibatkan 3.160 mahasiswa baru. Rangkaian kegiatan diawali dengan permainan tim yang mengedepankan kerja sama dan gotong royong.
Sebanyak 200 mahasiswa baru dari berbagai fakultas mengangkat dan menyusun balok-balok huruf serta angka berukuran raksasa. Balok tersebut kemudian disusun hingga membentuk tulisan “PKKMB 2026” dan logo Untag Surabaya. Menariknya, balok-balok yang digunakan dilapisi stiker dengan sembilan warna yang merepresentasikan sembilan fakultas di Untag Surabaya.
Koordinator Sie Acara PKKMB Untag Surabaya 2026, Rahmania Zilfi, S.Sos., M.Med.Kom., menjelaskan bahwa permainan tersebut dirancang sebagai sarana untuk membangun rasa kebersamaan mahasiswa baru.
“Kegiatan ini dibuat untuk melatih rasa kebersamaan, bergotong royong, dan saling membantu di antara mahasiswa baru. Nantinya, mereka harus membiasakan sikap tersebut di lingkungan masyarakat,” jelas Rahmania.
Proses penyusunan balok raksasa tidak berlangsung mudah. Kepadatan peserta dan banyaknya balok yang disebarluaskan menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa.
“Ada situasi yang ramai dan bergerombol sehingga agak susah menemukan balok-balok yang disebarluaskan. Jadi, cukup lama bagi kami untuk menyusunnya,” tutur M. Zukhruf Al-Qatani, salah satu peserta dari Program Studi Manajemen.
Sementara itu, Perwakilan mahasiswa baru dari Program Studi Psikologi, Maria Charmelita Putri Heradin, membacakan puisi bertajuk ‘Kita Adalah Bagian dari Indonesia.’ Ribuan mahasiswa yang sebelumnya riuh seketika terdiam menyimak lantunan puisi tersebut.
Puisi itu menyuarakan duka dan penderitaan masyarakat Indonesia akibat bencana alam yang terjadi. Melalui puisi tersebut, mahasiswa baru diajak untuk tidak melupakan mereka yang tengah mengalami kesulitan serta terus menumbuhkan rasa simpati dan empati sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu ‘Tanah Air’ secara serempak oleh ribuan mahasiswa baru. Dipandu Vania Shafa - perwakilan panitia PKKMB 2026, lantunan lagu tersebut menjadi penutup yang membangkitkan semangat patriotisme sekaligus memperkuat pesan bahwa mahasiswa Untag Surabaya merupakan bagian dari Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap sesama. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















