MOJOKERTO - Ranu Manduro menjadi salah satu destinasi wisata alam yang pernah viral di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Berlokasi di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, kawasan ini awalnya merupakan bekas tambang pasir. Seiring waktu, area tersebut berubah menjadi hamparan sabana hijau luas dengan cekungan menyerupai danau kecil yang dikelilingi perbukitan batu kapur.
Keunikan lanskap Ranu Manduro membuatnya kerap dijuluki sebagai “New Zealand-nya Mojokerto”. Hamparan sabana hijau dengan latar Gunung Penanggungan menghadirkan panorama alam yang fotogenik dan memikat. Tak heran jika lokasi ini populer sebagai tempat berburu foto, prewedding, hingga berkemah menikmati suasana alam terbuka.
Dalam salah satu ulasan Google, Abdullah membagikan pengalamannya setelah berkunjung: “Pemandangan yang indah, background Gunung Penanggungan. Di sini, selain kita bisa foto-foto kita juga bisa camping. HTM cuma 10k. Bayar ke akamsi.”
Selain menawarkan panorama alam yang memikat, waktu kunjungan juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Karena minim pepohonan, area ini cenderung panas saat siang hari, terutama ketika musim kemarau. Pengunjung disarankan datang pada pagi hari untuk menikmati suasana berkabut yang lebih sejuk, atau sore hari saat cahaya matahari mulai redup.
Baca Juga : Pesona Rainbow Garden Poetoek Soeko, Oase Warna di Sejuknya Trawas
Hal tersebut turut diungkapkan Mutiara Syahda dalam ulasan Google: “Bagus banget view-nya tapi disaranin jangan datang siang-siang deh because panas banget.”
Dari sisi biaya, pengunjung umumnya dikenakan tarif masuk sekitar Rp10.000 per orang dengan biaya parkir berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000. Jam operasional biasanya dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Fasilitas yang tersedia masih sederhana, seperti warung milik warga serta area parkir yang dikelola masyarakat setempat.
Akses menuju lokasi didominasi jalan tanah dan rumput. Saat musim hujan, kondisi jalan bisa menjadi becek dan licin sehingga pengunjung disarankan menggunakan kendaraan yang sesuai serta lebih berhati-hati.
Baca Juga : Alas Veenuz Trawas: Sensasi Berkemah di Hutan Pinus dengan Fasilitas 'Family Friendly'
Namun demikian, sejumlah ulasan pengunjung juga menyebut adanya pungutan tambahan dari oknum tidak bertanggung jawab di luar tarif resmi. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, wisatawan diimbau memastikan pembayaran dilakukan di titik yang jelas dan dikelola warga setempat, serta menanyakan rincian tarif sebelum melakukan pembayaran.
Dengan keindahan sabana yang unik, biaya terjangkau, dan latar Gunung Penanggungan yang menawan, Ranu Manduro tetap menjadi salah satu alternatif wisata alam menarik di Mojokerto. Pengunjung pun diharapkan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan agar pesonanya dapat dinikmati dalam jangka panjang. (Amanda Dela)
Editor : Iwan Iwe



















