SURABAYA - Rumah Sakit Hewan Universitas Airlangga (RSH Unair) meresmikan Apotek Veteriner pada Jumat (11/9/2026) di Kampus C Unair, Surabaya. Keberadaan fasilitas ini menjadi apotek hewan pertama di Jawa Timur sekaligus bentuk respons atas tingginya kebutuhan perawatan kesehatan hewan di lingkungan sekitar.
Direktur RSH Unair, Prof. Dr. Anwar Ma'ruf, drh., M.Kes., mengatakan bahwa pendirian Apotek Veteriner ini merupakan langkah krusial untuk menekan penggunaan antibiotik secara bebas pada hewan.
“Apotek Veteriner ini adalah kebutuhan yang sangat mendesak. Banyak antibiotik yang beredar bebas di masyarakat dan diberikan begitu saja oleh pemilik hewan maupun pihak tertentu tanpa kontrol,” ujar Prof. Anwar.
Ia menegaskan, pemberian antibiotik secara bebas berisiko memicu resistensi obat pada hewan. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik wajib melalui resep dokter hewan.
“Padahal, penggunaan antibiotik harus menggunakan resep dokter. Jika kita mengonsumsi obat antibiotik dan merasa sudah sembuh dalam dua hari lalu menghentikannya, kebiasaan tersebut dapat memicu terjadinya resistensi obat,” jelasnya.
Prof. Anwar juga menyoroti maraknya pembelian obat hewan impor secara mandiri melalui marketplace daring. Padahal, setiap produk obat yang masuk dan beredar di Indonesia wajib melalui serangkaian pengujian serta mengantongi izin resmi dari BPOM atau instansi berwenang.
“Masyarakat kini cenderung membeli obat impor secara mandiri melalui marketplace daring. Padahal, setiap obat yang masuk ke Indonesia wajib terdaftar dan melalui proses registrasi di BPOM atau instansi berwenang terlebih dahulu,” tegasnya.
Melalui kehadiran Apotek Veteriner, masyarakat kini dapat memperoleh obat-obatan yang terjamin keamanan serta legalitasnya berdasarkan resep dokter hewan.
Selain melayani masyarakat, Apotek Veteriner difungsikan sebagai sarana pembelajaran dan riset formulasi resep obat bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair. Ke depan, apotek ini juga disiapkan menjadi tempat praktek maupun magang guna membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam terkait prinsip veteriner.
Fasilitas ini menyediakan ragam obat yang komprehensif, mulai dari kebutuhan hewan kecil, hewan besar, hingga hewan eksotis. Khusus untuk penanganan hewan besar, RSH Unair menghadirkan layanan homecare berupa kunjungan medis langsung ke lokasi.
“Penanganan medis untuk hewan besar dilakukan melalui sistem kunjungan langsung (homecare). Tim dokter hewan serta peralatan siap diterjunkan ke berbagai daerah, seperti Sidoarjo hingga Tulungagung, sesuai kebutuhan dan panggilan masyarakat,” paparnya.
Melalui pengoperasian Apotek Veteriner, Prof. Anwar berharap RSH Unair dapat berkontribusi aktif dalam mencegah penularan penyakit zoonosis (dari hewan ke manusia), mendukung penguatan pos kesehatan hewan di tingkat kota maupun provinsi, serta memperkuat sinergi dengan Pemkot Surabaya. Sinergi tersebut mencakup pemberian edukasi kesehatan hewan hingga pelaksanaan program sterilisasi, seperti kastrasi kucing dan ovariohisterektomi anjing.
(Muhamad Maulana Saputro)
Editor : Iwan Iwe



















