NGANJUK - Upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan profesionalisme koperasi terus dilakukan melalui kolaborasi serta pertukaran pengalaman antar lembaga. Hal ini tercermin dalam kunjungan silaturahmi Koperasi BMT Maslahah Sidogiri, Pasuruan, ke KSPPS Tunas Artha Mandiri Syariah (TAM Syariah) Nganjuk, Kamis (8/10/2026).
Rombongan BMT Maslahah yang berjumlah 15 orang disambut jajaran pengurus, pengawas, dan anggota TAM Syariah di Ruang Wisma TAM Syariah, Jalan Dermojoyo No 34, Payaman, Kabupaten Nganjuk. Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan usaha koperasi yang sehat, profesional, serta mampu berkembang mengikuti dinamika zaman.
Ketua Umum KSPPS TAM Syariah, Ir. H. Tohari, M.M., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap silaturahmi ini tidak sekadar mempererat hubungan antarkoperasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama dalam meningkatkan kualitas kelembagaan dan pelayanan kepada anggota.
“Melalui silaturahmi ini, kami berharap dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan terkait tata kelola koperasi, pelayanan anggota, serta pengembangan usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman,” ungkap Tohari.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus TAM Syariah turut memaparkan berbagai inovasi dan strategi pengembangan usaha yang telah dijalankan. Pembahasan berlangsung dinamis, mencakup pengelolaan unit usaha, pembagian sisa hasil usaha (SHU), sistem penghargaan bagi pengurus, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan beragam sektor bisnis koperasi.
Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai praktik pengelolaan koperasi yang efektif, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Pertukaran pengalaman diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi kedua lembaga dalam menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang pengembangan usaha.
Ketua Pengurus Koperasi BMT Maslahah, H.M. Dumairi Nor, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan TAM Syariah. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menimba ilmu, menggali pengalaman, serta mempelajari berbagai peluang usaha yang berpotensi dikembangkan di lingkungan BMT Maslahah.
Ia berharap berbagai pengetahuan yang diperoleh selama kunjungan dapat dibawa ke Pasuruan dan diterapkan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik kelembagaan BMT Maslahah, yang saat ini memiliki sekitar 700 karyawan.
“Kami berterima kasih atas sambutan TAM Syariah. Melalui silaturahmi ini, kami bisa menimba ilmu, mencari peluang-peluang yang bermanfaat, dan menggali potensi pengembangan usaha yang nantinya dapat diterapkan di BMT Maslahah,” ungkap Dumairi Nor.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan serta komitmen untuk terus menjaga hubungan baik antarkoperasi.
Melalui pertemuan ini, TAM Syariah Nganjuk dan BMT Maslahah Pasuruan diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta membuka ruang kolaborasi berkelanjutan. Sinergi antar koperasi dinilai penting untuk mendorong tata kelola yang semakin profesional, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat. ( Amin Raharjo )
Editor : JTV Kediri



















